Adsense

Senin, Desember 31, 2018

Selamat Tinggal Tahun 2018

Zaman sudah berubah
kepalaku sudah beruban

Dompet tetangga makin tebal
dompetku masih tipis

Ini hari terakhir di tahun 2018
esok hari tahun 2019

Apa resolusi #2019?

Orang-orang sudah lari ke mana-mana
ternyata aku masih lari di tempat

Masih setia pada satu istri!
istriku cantik
ya jelaslah istri sendiri
hehehehee.....

Menatap hari-hari yang telah berlalu di tahun 2018
ada sejuta suka ada sejuta duka

Bosan juga ya rupanya jadi orang kere
pertanyaanku kapan kamu jadi orang beken?
kamu? kamu apa aku?
ya aku!

Oh mana kutahu!

Makanya di tahun 2019
kamu harus jadi orang gila!

gila ibadah
gila kerja
gila prestasi

asal jangan
gila tidur
gila hormat
gila wanita

Sambut tahun 2019
dengan senyum ceria

Yuuk kerja, kerja, kerja!!!
Jangan lupa tetap giat belajar
meski kulit makin keriput

Jangan lupa baca Alquran setiap hari
ini jelas berpahala dan buat bekal pulang ke kampung Akhirat.

.........
mfajar irianto
sangPenging@T
31 Desember 2018
pukul 14.15
kalimati, jakarta barat
.........

Minggu, Desember 30, 2018

Cara Jadi Orang Top

Aku bertanya kepada orang top, bagaimana caranya menjadi orang hebat dan top?

"Gampang... harus berani jadi orang gila!"katanya
"Tapi jangan sampai gila betulan loh."

Why?
Karena kalau gila betulan... jelas Anda akan dibawa dan dirawat ke Rumah Sakit Jiwa!

Jumat, Desember 28, 2018

Puisi Rindu

Menembus jendela sebuah masjid
aku menatap derasnya air hujan
turun dari langit

Tercium aroma tanah basah
udara sejuk merasuk sukma

Kerinduan kepada Ibu dan Bapak
semakin dalam
kehangatan bersenda gurau
berdiskusi
berdebat bersama Ibu dan Bapak
di masa lampau
kini tak ada lagi

Sebuah kenangan yang tak pernah kulupakan...
.....

mfajari rianto
kalimati, 22 des 2017
pukul 06.38

Segera Pesan Buku IKLAN DARI LANGIT

Membaca Quran khatam berkali-kali jelas BESAR PAHALAnya. Lha wong dengar orang baca Quran saja berpahala.

Tapi betapa ruginya jika kita tidak paham atau mengerti apa artinya semua firman Allah yang kita baca itu. Betul?

Nah, buku IKLAN DARI LANGIT berusaha untuk memberi paham isi Alquran melalui IKLAN. Hmmmm... Mantap!!!
Memangnya bisa dengan melihat iklan kita bisa paham Alquran?
INSYA ALLAH bisa. Makanya baca dong buku IKLAN DARI LANGIT.

Sudahkah Anda punya buku IKLAN DARI LANGIT tulisan dari SangPenging@T?
Segera pesan di No Hp; 081 8080 88 148 ( bisa WA )

Harga Rp 75.000,- (harga bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. tergantung harga cetak dan tahun berapa anda pesannya. hehehe....)

Plus Ongkos Kirim ya

Stop HOAX

Alangkah Baiknya
Jika Kita tidak menjadi bagian
dari pemakan bangkai
saudaranya sendiri

Sampaikan Walau Satu Ayat

"SAMPAIKANLAH DARIKU WALAUPUN HANYA SATU AYAT," KATA NABI MUHAMMAD SAW.
BUKAN KATA SAYA LOH.
JADI JANGAN TAKUT BICARA AGAMA.
JANGAN TAKUT DIBILANG SOK TAHU.
YANG PENTING JANGAN SOK JADI AHLI SURGA,
SEBABNYA KITA BELUM JAMINAN MASUK SURGA. OKE BRO?

Tapi saya bersungguh-sungguh ingin jadi INSAN YANG BERTAKWA.
Dengan harapan mudah-mudahan kelak di akhirat bisa mendapatkan syafaat Nabi Muhammad Saw. Dan yang terpenting semoga ane mendapat Rahmat dan Rida dari Allah Swt. sehingga bisa masuk SurgaNya.

Insya Allah. Aamiin YRA

Jika...

Hmmmm... Betapa nikmatnya hidup ini...

Jika...
kritik yang tajam bisa dirasakan bagai kripik pedas dari kota Padang

Jika...
caci maki bisa dirasakan bagai hembusan angin sepoi-sepoi di pinggir pantai honolulu


Jika...
sumpah serapah bisa dirasakan bagai belaian lembut sang kekasih

Jika...
aku tak sering-sering jumpa dengan kau yang suka mengkritik, mencaci maki dan memuntahkan sumpah serapah kepadaku

Hmm... Mantap!!

Mumpung Mimpi Tidak Dilarang

Mumpung belum ada undang-undang dilarang Mimpi
maka hari ini aku mau Mimpi sepuas-puasnya dan sengawur-ngawurrnya
ente jangan sewot ye!
Hahahaha.....

Seratus tahun dari hari ini maka
buku IKLAN DARI LANGIT akan jadi bacaan wajib murid-murid Sekolah Dasar sampai dengan Mahasiswa. Hmmm mantap! bro.

Buku IKLAN DARI LANGIT akan bersanding mesra dengan buku IHYA ULUMUDDIN karya Imam Al GHAZALI...
wow! mantap kale!!!

Di tahun 2019
buku IKLAN DARI LANGIT menjadi buku yang best seller
di Indonesia dan dunia...
Aha! Maknyuss tenan

Udah ah mimpinya
takut ente tambah sewot

Mohon perhatian:
bagi yang nggak sewot dengan mimpi-mimpi saya
mohon sudi kiranya memberi komentar dengan ikhlas di blog ini

....
Itu menandakan anda mendukung mimpi saya, bro
dan jangan kuatir saya pasti juga mendukung mimpi-mimpi Anda, segila apapun mimpinya.
Hehehe...
....

Peace ah, salam damai

Senin, Desember 03, 2018

Aksi Damai 212

Aku bersyahadat;
"Tiada Tuhan selain Allah
dan Nabi Muhammad adalah Rasulullah"
semoga kalimat itu terus bersemayam di hatiku
diucapanku di salatku di setiap detik waktu yang berjalan
dan semoga aku mampu mengucapkannya di akhir hayatku

Kalimat Syahadat
mampu menggerakkan umat Islam
di saat salat lima waktu
di saat musim haji
di saat yang disepakati, seperti aksi damai 212

Betapa sejuknya
betapa nikmatnya
betapa membanggakan
melihat jutaan umat berkemeja putih bergaun putih
bergerak serempak di suatu waktu di suatu tempat
ada yang berzikir
ada yang bersalawat

Indonesia tempat berhimpun ratusan juta manusia
dengan berbagai macam agama
Islam pun ada berbagai mazhab
Yuk kita saling menghargai perbedaan itu

Islam agamaku
Indonesia negeriku
kita bersaudara

Hentikan saling caci maki
hentikan menebar hoaks

Jangan bikin Ibu Pertiwi menangis sedih
melihat anak bangsa saling baku hantam

Siapapun presiden yang terpilih di #2019 nanti
itulah pilihan rakyat Indonesia yang terbanyak

Tak usah sedih jika jagoan kita kalah
itulah pemilu
harus siap menang
harus siap kalah

......
Jakarta, minggu 2 Desember 2018
pukul 11.14
mfajar irianto

Minggu, November 25, 2018

Ribuan Kata Ingin Dimuntahkan

Yeahhh! ribuan kata menumpuk di kepalaku
semua antri minta dimuntahkan
mereka semua ingin segera melihat indahnya dunia

Tenang-tenang kataku
sabar sabar semua pasti
aku tuangkan
ke dalam segelas cangkir antik peninggalan eyang Ti
ke dinding facebook
ke lembar blogspot


Cepat-cepat aku mau cepat
sabar sabar
mau sukses itu ada prosesnya
tidak segampang buang angin

biarkan mereka tahu
siapa kau sebenarnya
makanya tuangkan segera kata-kata yang ada di kepalamu

oh ya?

ya iyalah, cepat cepat keluarkan tuangkan
ah kau tak juga mau bersabar

asal kau tahu kalau tidak cepat ditulis
nanti keburu menguap dengan sendirinya lewat
lubang hidung
lubang kuping
lubang pori-pori kulit
dan dua lubang yang ada di bawah
tak mau aku menyebutnya
biar kau sendirilah yang mengatakannya

Masihkah ada kata yang tersisa di kepala?
Oh, masih masih
ini dia kata-kata yang tersisa
tapi tetap harus kau catat dan ingat baik-baik

Apa itu?
mereka yang sekarang melihatmu
dengan sebelah mata
dengan mata terpicing

Hmm... bikinlah terbelalak
matanya melihatmu
melihat prestasimu
melihat apa yang telah kau hasilkan
melihat mimpimu jadi kenyataan

Jangan jadikan mimpimu menjadi
bahan tertawaan mereka

Sudah-sudah
sudah habis kata-kataku hari ini
terima kasih kau sudah membacanya


.....
mfajar irianto - sangPenginga@T
komplek depag, kalimati
kamis, 22-11-2018
pukul 06.27

Kamis, November 22, 2018

Kalau Kalau

Kalau melihat teman sukses
tanyaku, kapan aku sukses?

Kalau melihat teman terpuruk
tanyaku, apa penyebabnya?
 

Kalau melihat teman hidupnya foya-foya
tanyaku, kok bisa ya?
 

Kalau melihat teman beli secangkir kopi mahal bisa
tapi beli buku IKLAN DARI LANGIT gak mau
tanyaku, setan mana yang sudah mengahalanginya ya?
 

Kalau melihat teman meninggal
tanyaku, kapan giliranku?

Minggu, November 18, 2018

Tiket KA, Hangus

Tiketnya hangus, akibat tiketnya terbakar? Oh bukan itu penyebabnya. Tiket yang tak berlaku lagi itu sinonimnya adalah hangus tiketnya.

Aku pernah mengalaminya beberapa tahun yang lalu. Gara-gara salah pencet bulan pada kolom bulan keberangkatan.
Makanya jika pesan tiket lewat online di komputer harus betul-betul diperhatikan atas apa yang kita ketik dan pencet. Maksudnya berangkat bulan November yang ditekan bulan Januari. Begitu sampai di petugas pemeriksaan tiket di pintu masuk Stasiun KA Senen, Jakarta. Petugasnya memeriksa tiket, lalu dia bilang dengan ringannya, "Pak bapak berangkat bukan hari ini?"
"Oh, ya?!" kataku keheranan
"Ini di tiket tercantum tanggal dan bulan keberangkatan bulan Januari, pak " kata petugas.
"Waduh, iya ya bulan Januari??!!" setelah memperhatikan tiket yang aku pegang.

Akibatnya hanguslah tiketku. Sial betul!

Akhirnya terpaksa aku dan istri cari bus malam di Stasiun Bus, Pulo Gadung. Karena besok pagi harus sampai di Tegal.

Kemarin peristiwa serupa terjadi lagi. Tetapi ini menimpa anak bungsuku. Dia mau pulang ke kosnya di kota Solo. Begitu dia lihat tike KAnya ternyata berangkatnya kemarin bukan hari ini. Hanguslah tiketnya. Terpaksa pesan tiket lagi. Pemborosan yang tak perlu.

Dan gara-gara salah ketik tanggal keberangkatan Kereta Api. Teman anakku yang pegawai honorer di Perusahaan Kereta Api mengalami nasib pahit. Dia dipecat! Sudah itu masih suruh ganti kerugian sejumlah uang yang nilainya tidak kecil. Ini disebabkan penumpangnya minta ganti rugi. Ya, terpaksalah petugas bagian pemesanan tiket itu harus mengganti. Perusahaan tidak mau tahu!

Ternyata bukan masalah sepele salah pesan tiket dan salah ketik.
Itu pentingnya kehati-hatian atas tiket perjalanan kita. Tiket apa saja. Tiket Kereta Api, tiket pesawat, tiket Bus, tiket bioskop dll.

Rabu, November 14, 2018

Titik

Titik adalah tanda baca. Itu tandanya kita harus berhenti sejenak, sebelum melanjutkan ke kalimat berikutnya.

Tapi titik-titik hujan yang jatuh dari langit belum juga mau berhenti.
Milyaran jumlahnya mungkin. Aku tak tahu pasti. Ini tentunya patut disyukuri.
Air sumber kehidupan.

Dan ada titik-titik pencapaian dalam perjalanan hidup ini. Ketika mencapai titik berarti kita harus berhenti melangkah walau sejenak. Untuk melepas lelah untuk evaluasi diri.

Ada titik balik ketika kau sadar bahwa perjalanan yang kau tempuh ternyata salah jalan.
Jangan pernah nekat meneruskan perjalanan ketika ada teman yang bilang "kau salah jalan, bro!"

Apalagi yang mengatakan itu adalah kyai, ustadz atau sahabat karib. Mereka tak ingin melihat kau celaka masuk neraka!

Segera ambil jalan yang benar yang lurus. Jalan Ilahi. Jalan menuju surga, kawan.

Selasa, November 13, 2018

Paralayang

Hiduplah bagai sedang melayang di udara dengan paralayang.
wow! betapa indahnya hidup. Yang kulihat dataran hijau kebun teh dan beberapa rumah di antaranya bagai kotak-kotak korek api.

Itulah pemandangan indah ciptaan Yang Mahakuasa, Allah Swt.

Aku melayang bebas di udara pegunungan yang sejuk
bebas dari polusi
bebas dari hoax
bebas dari intimidasi.

aku tak mendengar kasak kusuk yang membisingkan telinga
aku tak menghirup udara kotor di atas sana

segala gosip dan intimidasi
itu semua ada di bawahku
di bawah paralayang yang sedang aku naiki.

Oh betapa indahnya hidup di atas paralayang yang sedang melayang di udara.

Menulis Jadi Hobi

Aku Ingin Menulis. Itu kesukaanku hari-hari yang lalu, hari ini dan di hari-hari mendatang. Itu yang sedang aku tekuni dengan sepenuh hati.

Sama seperti pekerjaan yang lain, diperlukan keseriusan dalam menulis.
Jadi penulis bisa kaya loh. Itu kata penulis yang sudah terkenal dan kaya raya. Tapi aku belum. Belum apa? belum kaya dan belum terkenal. Oh, gitu ya?

Aku menulis itu berarti menunjukkan aku masih hidup. Kenapa macet begini, kok mentok ya. Menulis apa lagi ya? Pokoknya tulis saja.

Dunia ini dipenuhi manusia dengan bermacam-macam keahlian. Ada yang ahlinya sebagai tukang. Mulai dari tukang bangunan sampai tukang servis komputer dan laptop. Dan ada yang jadi penulis.

Ada yang sukanya memimpin dan ada yang sukanya dipimpin. Ada yang hobinya menjalin silaturahim, ada pula yang hobinya menyebar hoax.

Ya ya yaaa... ya apa? ya nulislah yang baik-baik yang inspiratif.
Oh gitu ya?
Oke!

Sabtu, November 10, 2018

Aksi Panggung Guns N Roses di Jakarta 2018


G-n-R menghentak Jakarta (8 November 2018) dengan Rock Music!
G-n-R sedang mengadakan Tour Asia yang diberi tajuk "Not in this Lifetime Tour".
Kota Jakarta dipilih mereka untuk show pertamanya di Asia di tahun 2018!

Faktor sakit jantungku dan isi dompet yang menghalangiku untuk menonton cabikan dahsyat dan petikan gitar mas Slash. Dan tentu juga aksi panggung dan teriakan melengking dari bung Axl.

Berikut ini daftar harga tiketnya:
Green Zone Seated: Rp 250.000.
Blue Zone Seated: Rp 400.000.
Purple Zone Seated: Rp 550.000.
Rock Zone B Standing: Rp 650.000.
Yellow Zone Seated: Rp 800.000
Rock Zone A Standing: Rp 1.000.000
Orange Zone Seated: Rp 1.800.000

Wow!sudahlah cukup nonton di youtube sajalah
Oh ya?
Ya iyalah masak harus memaksakan diri

(sebenarnya kalau aku memaksakan diri bisa saja sih, cuma itu tadi aku takut jika tiba-tiba sakit jantungku kumat. Bisa gawat!
Iya ya... "Don't Cry"teriak Axl

Seandainya aku jadi Presiden RI
wow! tentu asyiiiik nonton aksi Guns N Roses
bisa duduk di bangku VIP dan dikawal
hmm... mantap!

Oh ya?
tapi sudahlah nggak usah berkhayal terlampau jauh
mas fajar.
Keep rockin' a live
YeaAHHH!!! Rock never Die

Di bawah ini aku copy paste dari Youtube hasil shooting Ian Kasela,
ketika GnR membawakan tembang klasiknya "November Rain"
di Jakarta 8November2018 

Senin, November 05, 2018

Ustadz Abdul Somad, Lc.MA

Pertama kali aku mendengar ceramahnya, ketika temanku satu kantor memutar Youtube di smartphone-nya di suatu pagi. Sekitar dua tahun yang lalu.

Pagi itu aku baru tiba di kantor. Duduk, merapikan apa yang ada di atas meja kerjaku. Menghidupkan komputer. Lalu telingaku mendengar ceramah yang menggelegar. Logat bataknya kental, itu yang aku dengar pertama kali. Rasanya masih asing di telingaku. Aku tanya kepada temanku itu. "Bu, siapa tuh yang sedang ceramah?"
"Ini penceramah baru pak. Lagi banyak yang suka sekarang ini. Bapak belum tahu ya? Namanya ustadz Abdul Somad" ujar temanku, Maya namanya, dari seberang meja kerjaku.

"Bagus ya ceramahnya," kataku.

Lalu selepas makan siang, aku buka Youtube di komputerku dan aku cari video ceramah beliau. Maka sejak itu aku tertarik mendengar ceramahnya. Berapi-api. Lancar menjawab segala pertanyaan dari jamaah. Mantap!

Pernah dua kali aku melihat langsung (live) ceramahnya. Yang pertama, waktu ustadz Somad berceramah di salah satu masjid di daerah Cengkareng, Jakarta Barat. Inspiratif dan bersemangat. Tidak beda jauh, sama seperti yang aku lihat di Youtube.
Yang kedua, waktu beliau ceramah ba'da subuh di masjid Bani Umar di daerah Bintaro.

Dahulu ada Dai sejuta umat yang terkenal, yaitu KH Zainuddin MZ. Maka kini, ada ustadz Abdul Somad. Dia menggelari dirinya dengan ustadz berjuta follower. Wow!keren

Saya ucapkan kepada ustadz Abdul Somad, "Selamat berjuang di jalan Allah, dengan ceramah-ceramahnya yang berkualitas."

Jumat, November 02, 2018

Musibah Jatuhnya Lion Air JT-610

"Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun" semoga korban meninggal dalam peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, diampuni segala dosanya dan diterima amal ibadahnya oleh Allah Swt. Dan kepada keluarga yang ditinggal semoga diberi ketabahan menghadapi musibah ini.

Hari Senin pagi, 29 Oktober 2018, aku melihat berita online di smartphoneku di kantor. Ada berita bahwa pesawat Lion Air Boeing 737 max8 hilang dari radar pada pukul 06.33. Pesawat membawa 189 orang. Terdiri 178 penumpang dewasa, satu anak, dua bayi dan delapan awak kabin. Lepas landas dari bandara Soekarno Hatta, 13 menit yang lalu sebelum dinyatakan hilang dari radar.

Hatiku berdebar mengikuti berita tersebut, apabila hilang, hilangnya kemana pesawat itu? Apakah jatuh? Ingatanku langsung ke peristiwa hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH 370 8 Maret 2014 yang sampai kini belum ditemukan.
Di antara kesibukan menggarap kerjaan kantor aku ikuti lanjutannya beritanya. Aku cek di Flightradar24 yang ada di smartphone Vivo-ku. Aku lihat jejak lintasan penerbangan JT-610 terhenti di sekitar perairan Karawang. Jangan-jangan tercebur ke laut pesawat itu, begitu perkiraan pikiranku .

Ternyata benar, aku baca berita tak lama kemudian, bahwa pesawat Lion Air JT-610 jatuh di sekitar perairan Karawang.

Manusia berikhtiar, tetapi takdir Allah jualah yang terjadi.

Kita sebagai manusia pasti meninggal. Cuma waktu dan caranya yang kita tidak tahu. Kapan, bagaimana dan dimana?

Copilot Harvino kalau menurut jadwalnya dia terbang pada hari itu ke Malang bukan ke Pangkal Pinang. Tapi jadwalnya diubah, dia menggantikan temannya sesama copilot yang berhalangan terbang. Sehingga dia terbang ke Pangkal Pinang bersama pilot Bhavye Suneja, dari India. Itulah takdir Allah.


Ada seorang bapak yang anti terbang dengan Lion Air. Hanya pada pagi hari itu dia terpaksa harus memilih terbang dengan Lion Air. Itulah penerbangan paling pagi yang berangkat dari airport Soekarno Hatta. Dia berharap bisa hadir di sisi istrinya ketika istrinya berulang tahun. Ternyata harapannya tak tercapai. Itulah takdir Allah.

Selanjutnya ada tiga atau empat penumpang yang terlambat sampai di bandara karena terjebak macet, akhirnya mereka tidak bisa ikut terbang bersama Lion Air JT-610, pagi itu. Mereka semula kesal, tapi setelah tahu bahwa mereka terbebas dari maut. Mereka bersyukur. Itulah takdir Allah. Subhanallah.
 
Ya kita sebagai makhluk ciptaan-Nya tak punya kuasa, kita hanya bisa berencana.

Semoga para korban pesawat Lion Air JT-610 diterima iman Islamnya dan husnul khatimah.

Dan kita yang masih hidup jangan takut untuk terbang. Tetapi takutlah ketika kita mati belum membawa bekal yang cukup.

Semoga kelak kita bisa meninggal dalam keadaan husnul khatimah.

Aamiin Yaa Rabbal Aalamiiin....

wassalam,
sangPenging@T

Senin, Oktober 29, 2018

Hidup Ini Indah, Kawan

Indah nian hidup ini, kawan
ah masak sih?

Lhhh... gak percaya?
lihatlah yang ada di hadapanmu
dengan kacamata positif
termasuk (maaf) melihat kecerewetan istrimu


Oh iya?
iya! buktikanlah
tatap hidup ini jangan dengan kacamata Iri Dengki

Tataplah kehidupanmu dengan kacamata Syukur
itu nasihatku hari ini, kawan

Sabtu, Oktober 27, 2018

Dua Puluh Lima Tahun

Aku menemukan tulisan ini di draf blogku. Aku ingin delete, tapi sayang ah. Makanya aku terbitkan sajalah sekarang. Selamat membaca, kawan.

Di bulan Mei tahun 2011 ini, aku berumur setengah abad kurang setahun. Hmm… sebuah usia yang patut disyukuri. Berarti sudah 49 tahun aku menikmati hidup di dunia yang fana ini. Sudah banyak kurasakan asam garamnya kehidupan. Plus manis pahitnya kehidupan pun sudah kureguk.

Pengalaman yang manis dan tak terlupakan seakan ingin kuulangi lagi, tapi itu tak mungkin. Misalnya; ketika setiap hari Jum’at aku dan adikku menumpang vespa bersama ayahku (kami biasa memanggilnya ;bapak), pergi bersama ke suatu masjid di Pontianak dulu; atau ketika kami pergi sekeluarga makan soto Madura di warung favorit ayah, pada hari minggu. Kami pergi dengan Jeep willys kebanggaan ayah. Bapak yang nyetir.

Atau makan opor ayam plus ketupat bikinan ibunda tercinta di setiap lebaran tiba. Makan ayam di jaman dulu, adalah suatu kemewahan. Dan seingatku hanya bisa dinikmati di hari Raya saja. Hmm, nikmatnya bukan main.

Aku ingat di hari ulang tahunku entah yang keberapa, dulu waktu SD, ayah membelikan sekotak pinsil warna. Hatiku girang bukan kepalang. Aku jadi semangat menggambar.

Pengalaman pahit yang membuat hati ini terguncang tak sudi aku mengingatnya, namun kadang sesekali muncul dalam benak pikiranku.
Rasanya ingin kupatahkan tangan dan kuludahi muka pemuda berkacamata yang pernah menampar keras pipi kiriku. Peristiwa itu terjadi di Magelang. Ketika itu aku masih SMP kelas tiga. Suatu siang, aku naik sepeda mini melaju kencang di atas trotoar.
Tiba-tiba pemuda itu, mengeluarkan vespanya. Walau sudah berusaha keras aku mengerem, tetap saja sepedaku menabrak bodi vespanya. “…Brakk!” Namun tak ada lecet yang kulihat. Kemudian dia memarkirkan vespanya, lalu menghampiriku. Tanpa babibu, “PraAK!” pipiku ditamparkannya. Sakit sekali rasanya. Pedih! Tapi aku tak menangis. Jijik aku melihat matanya. Matanya bak mata setan!

Kalau saja saat itu aku memegang senapan AK 47, niscaya sudah hilang nyawanya. Tapi tidak. Justru harga diriku yang nelangsa. Dendamku tak pernah sirna hingga hari ini. Namun aku berusaha keras untuk memaafkannya, namun hatiku memberontak!

***

Dua puluh lima tahun yang lampau…

Itu artinya aku berada di tahun 1986. Usiaku 24 tahun. Berada di semester tujuh Institut Seni Indonesia, Yogyakarta. Wajahku tampan (begitu kata cewek cantik yang menaksirku). Di tahun itu aku sibuk melaksanakan tugas KKN di wilayah Dukuh Sewon, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.
Aku hidup sebagai anak kost. Senangnya menyendiri. Tidak mudah akrab kepada orang yang baru kukenal, bila hatiku memberi sinyal tak mengenakkan. Kurang suka berorganisasi. Aku pernah ingin masuk HMI, tapi ayahku melarang.
Kemudian aku lulus tahun 1987, dan diwisuda tahun 1988. Ijazah sarjana hanya sebentar kubanggakan. Karena kubaru tahu. Yang penting kemampuan diri, bukan selembar ijazah.
Ayahku menawarkan untuk melamar di Dep. Pendidikan. Dia punya kenalan baik di sana. Jadi PNS? Aku tak berminat, karena dulu gajinya kecil. Sarjana S1 yang baru masuk kerja digaji Rp 175.000,-/bulan. Di swasta bisa berkali lipat.

***

Hari ini…

Ayahku bukan tipe otoriter. Aku diberi kebebasan memilih kuliah dan bekerja. Dia sekedar mengarahkan. Aku ingat dulu, dia ingin aku jadi seorang diplomat. Makanya sebelum di ISI aku sempat kuliah di Unas, Jurusan Hubungan Internasional.
Sesungguhnya tidak ada orangtua yang ingin melihat anaknya hidup sengsara. Mereka mau anak-anaknya berhasil dalam hidupnya. Diberikan fasilitas yang mampu diberikannya.
Dan hari ini, jadi PNS adalah keberuntungan. Di era SBY, paling rendah gajinya PNS di atas satu juta rupiah! Ternyata jadi karyawan swasta punya resiko tinggi di PHK. Jadi PNS, kecil resiko dipecat, kecuali anda punya kesalahan besar di mata hukum.
Penyesalanku hari ini, aku tidak jadi PNS. Mungkin dari jauh ayahku berkata, “Rasakan! Pilihan karirmu…” Ah.. itu mungkin perasaan jelekku sendiri saja.
Keberuntunganku hari ini aku masih hidup sebagai manusia yang beragama Islam, beriman dan bertaqwa kepada Allah Swt. “Yaa Rabb, jangan cabut nikmat iman dan taqwa ini, semoga aku bisa mati dalam keadaan khusnul khatimah… amiin”
Dan kini aku masih bisa berkarya menyalurkan kebisaanku dalam bidang desain grafis di Trikasa Digital Printing. Plus diberi karunia oleh Allah, mampu menulis dan melukis. Aku harus memaksimalkan kemampuan dan kesempatan yang ada! Dua hal ini harus bisa mengisi pundi-pundiku agar aku tidak jadi kere! Tapi jadi manusia kaya yang bermanfaat bagi banyak orang. Semakin rajin bersedekah dan tidak kikir!
Keberuntungan yang besar, istriku mau menjadi abdi negara. Istri yang sholehah. Tidak banyak tuntutan. Dan dua anak-anakku tumbuh sehat. Ibadahnya lumayan rajin. Semoga kelak menjadi manusia sholeh dan sholehah. Tapi yang menjadi kekhawatiranku adalah pilihan perguruan tinggi, anak sulungku. Aku berdoa semoga dia tidak salah pilih…

***

Dua puluh lima tahun yang akan datang …

Itu artinya aku berada di tahun 2036. Jika masih hidup, usiaku 74 tahun. Berada di kota mana tak tahu aku. Wajahku sudah tak tampan lagi. Mungkin rambut sudah seperti seputih kapas. Tenaga sudah loyo. Kulit pun sudah keriput.
Selera mungkin sudah mulai berkurang. Yang jelas aku ingin semakin terus mendekatkan diri kepada Allah saja. Menjalankan segala perintahNya dan meninggalkan segala laranganNya. Dan kuingin semakin getol mengumpulkan bekal buat pulang ke kampung akhirat.
Itu kalau masih hidup di dunia. Nah jika sudah meninggalkan dunia ini, bagaimana?
Penyesalan ketika sudah di kubur. Tak ada artinya lagi. Sejuta pertanyaan berhamburan menyergap orang-orang yang dicemplungkan ke dalam neraka; “Mengapa bekalku dulu tak banyak? Mengapa dulu jarang shalat? Mengapa dulu jarang sedekah, zakat dan berinfak? Mengapa dulu sering ke tempat maksiat? Mengapa dulu jarang mendengarkan nasehat ulama, ustadz, kyai? Mengapa dulu jadi orang kafir?”…
Dan tiba-tiba terdengar suara yang menggelegar memekakkan telinga para calon penghuni neraka;
“Mengapa dulu kalian tak pernah membaca Al Qur’an! Hah, dasar manusia idiot!!” bentak malaikat penjaga neraka dengan geramnya.
“Kalian pikir Allah pura-pura dengan ancaman neraka jahanam ini! Hah!”
“Apa kalian belum tahu, bahwa Tuhan manusia itu hanyalah Allah Swt.. bukan tuhan-tuhan yang lain yang menurut persangkaan kalian saja! Hah!”
“Kalian makan enak, berpesta pora… sementara fakir miskin, yatim piatu kalian biarkan kelaparan!”
“Apa kalian belum pernah dengar, perintah Allah untuk memberi makan mereka? Hah!”
“Dasar manusia tuli, budeg!”
“Sana Masuk NerakAA!”
“Hari ini tiada guna, kalian minta keringanan hukuman!”
Tiba-tiba adzan dhuhur berkumandang masuk ke gendang telingaku. Aku gemetar. Aku tersadar, mumpung masih hidup aku harus jadi orang yang menempuh jalan yang benar. Agar tidak tersesat menempuh jalan ke NERAKA JAHANAM!
Aku ingin meniti jalan ke SURGA.

Jakarta, 21 Mei 2011
m.fajar irianto, ssn

Senin, Oktober 22, 2018

Nasihat Seorang Bapak untuk Anaknya


Hmmm... akhirnya kau tahu juga
hater dan lover itu sudah ada sejak zaman anak-anaknya Nabi Adam As.
ingatlah kisah Qabil dan Habil

Kawan seiring sejalan pun
belum tentu ada yang seide, seirama dan selangkah denganmu

Ketika mereka tahu kau bakal jadi orang hebat
(kemungkinan besar) mereka tak ingin melihat itu

Mereka ingin menjatuhkanmu
mereka senang melihat kau gagal
mereka susah melihat kau sukses

Tetapi ketika kau tetap jadi orang hebat
maka mereka akan berusaha menjadi
orang yang dekat denganmu
itulah Lover

Namun ingat ada juga yang tidak mau dekat denganmu
mereka justru semakin menjauhimu
bahkan memusuhimu
itulah Hater

Don't worry be happy it's a life!

Yang penting kau tetap harus ingat tujuan hidupmu
menjadi ORANG YANG BERTAKWA

Tetaplah berbuat baik kepada orang lain
jangan jadi pendendam, Nak...

Jadilah orang yang senang ketika melihat teman sukses
sedih ketika melihat teman gagal.

Minggu, Oktober 21, 2018

Satu Kata

Kita satu tujuan
tetapi jalan kita berbeda

Satu itu berharga
daripada nol

Ingat! Satu kata yang diteriakkan
di zaman penjajahan
MERDEKA!

Dengan satu kata kita bisa
pindah ke alam lain
MATI

Biarkan hater memuntahkan kata-kata
yang mematahkan semangatmu
tapi tetap kau harus ingat satu kata
MAJU!

.....
mfajar irianto
kalimat, 21 oktober 2018
pukul 06.35
.....

Kamis, Oktober 18, 2018

Apa Targetnya Hari Ini?

Harus ada target yang dicapai untuk hari ini, minggu ini, bulan ini, tahun ini.
Begitulah kata motivator memotivasi manusia yang mau dimotivasi.

Apa targetmu? tulislah di buku atau di otakmu (maaf kedengaran kok agak kasar ya, ketika nulis kata otak?_ ah mungkin ini hanya perasaanku sajakah?)

Seperti menuang air panas dari ceret ke sebuah cangkir. Langsung cuurr. Begitulah ketika aku menulis status di FB. Tanpa pikir panjang jari jemariku lincah menari di atas papan keyboard mylovely Asus desktop komputerku.

Yang keluar dari otakku dan rasaku itulah yang tertuang di tulisan ini. Yang kukatakan itulah yang tertancap di otak dan rasa yang dimiliki oleh pendengar kata-kataku.

Terkadang aku suka heran (hmmm.. GR dan tersanjung dikit)
ketika mendengar ada teman atau orang yang bilang, "mas, aku selalu teringat apa yang dikatakan sampeyan. Itu memotivasiku!"

"Oh... iya yaa... kata-kata yang mana tuh?" benar-benar aku lupa. Lalu dia mengatakan ini loh kata-katanya, "bla. blaa blaaa"... Dan aku bilang, "Oo itu toh.. Mantap!"

Tapi ada juga yang lapor kepadaku, "mas, si fulan sakit hati loh dengan kata-katamu!"
Oh iya? Maklumlah namanya juga manusia.

Banyak Maunya

Maunya masuk surga
tapi yang ditempuhnya jalan ke neraka

Maunya jadi sufi ahli makrifat
tapi yang dikerjakannya perbuatan maksiat

Maunya jadi orang yang dermawan
tapi pelitnya tujuh turunan

Maunya jadi orang yang rajin salat
tapi mendengar adzan bencinya bukan main

Maunya... maunya...
memang kita manusia banyak maunya
 

Yang Sedang Bosan

Yang sedang bosan tidur di kasur empuk, silahkan coba tidur di bawah jembatan beralas koran atau kardus bekas.

Yang sedang bosan makan enak di hotel bintang lima, silahkan makan di warteg

Yang sedang bosan hidup, silahkan ngobrol sama orang pinggiran tanyakan padanya, "apakah bapak sudah bosan hidup?"
atau ini yang lebih penting tanyakan kepada bapak2 tua yang rajin ke masjid, tanyakan pertanyaan seperti di atas.

Tapi mohon jangan ajukan pertanyaan tersebut kepada preman. Apalagi yang sedang mabuk bir oplosan. Nanti dikira Anda ngajak adu jotos sama tuh preman. Hehehe...

Yang sedang bosan menjalani hidup dari itu ke itu saja, silahkan cari aktivitas yang berbeda yang bernilai ibadah, dan tentunya yang DISUKAI oleh ALLAH Swt.

Yang sedang bosan beli mobil mewah, perhiasan emas bertahta berlian, jam tangan mewah, dll. Silahkan (mbok-yao) beli buku IKLAN DARI LANGIT

(promosi nii yeee....)

Rabu, Oktober 17, 2018

Kisah Penjudi Sabung Ayam Jago

Ini fakta bro! Bukan hoax apalagi cerita rekaan
Ada teman yang jalannya sudah tertatih-tatih. Akibat terserang stroke. Dulunya dia hobby judi adu ayam jago.

Tapi dia ini unik, ketika adzan berkumandang segera dia keluar arena. Ayam jagonya diistirahatkan. Dia segera ke masjid untuk salat. Mungkin bisa juga kali ya, disebut Tukang Adu Ayam Syarian. Ah, ada-ada saja.

Dan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, tiba-tiba stroke menyerangnya. Dia bisa selamat dari serangan itu, dia masih hidup tapi kini jalannya seperti robot.

Ketika stroke dia merasakan sakit yang luar biasa di kepalanya. Yang dia bayangkan adalah ayam jagonya yang menggelepar ketika jadi bulan-bulanan ayam lawannya.
Oh, betapa kejamnya aku mengadu ayam. Lalu dia taubatan nasuha. Ayam-ayam jagonya dia lepaskan dari kandangnya. Lupa aku, dia jual ayam jagonya itu atau dibagikan kepada teman-temannya yang hobi judi ayam.

Dia rajin salat lima waktu. Selepas sembuh dari sakit strokenya dia kembali salat di masjid. Walau jalan tertatih-tatih bagai robot. Dia senang kalau diajak bicara agama. Subhanallah.

Suatu ketika ada undangan reuni teman-teman kuliah. Dia bicara tentang arti syukur dan sabar. Lalu bicara tentang surga neraka. Tetapi dia merasa aneh, ketika bicara akhirat teman-temannya tak menggubrisnya. Malah mereka minta, "bro, jangan bicara akhirat lah... ngeri. Yuk kita happy-happy, nyanyi-nyanyi, makan enak di rumah makan terkenal di kota ini!"

Dia merasa heran kepada teman-temannya itu, dia merenungi diri, hatinya berbisik, "umur sudah setengah abad (kok ogah ya?) tidak mau diingatkan tentang kehidupan akhirat."

Dia hanya geleng-geleng kepala, melihat semua itu. Masya Allah

Mereka Langsung Membawa Bukti

Ketika para kyai dan ustadz dengan ceramahnya mengajak salat, berbuat kebaikan dan hendaknya kita menjadi orang bertakwa sudah tidak digubris lagi, maka Allah Swt. akan mendatangkan kyai Gempa Bumi , ustadz Likuifaksi serta ustadzah Tsunami. Demikian ungkapan yang disampaikan oleh pak ustadz Ary Ginanjar, pencetus ESQ 165 di Kajian Tauhid Aa Gym di masjid Istiqlal pada hari Minggu, 14 Oktober 2018.

Waktu mereka datang, mereka langsung membawa bukti. Bukan lagi ceramah-ceramah yang begitu menggugah hati. Yang saking bersemangatnya sampai kerongkongan terasa kering. Apa sebabnya?
Karena ceramah yang seperti itu sudah tidak mempan lagi.

Masya Allah

Sabtu, Oktober 13, 2018

Tanah yang Membenamkan Rumah dan Manusia

Kita manusia bukan malaikat dan kita bukan setan. Namun ada manusia yang kelakuannya seperti setan. Tetapi ada juga manusia bak malaikat. Luar biasa!
Nah, pertanyaannya sekarang; Apakah kamu, saya dan mereka lebih seperti setan apa malaikat?
Silahkan jawab sendiri pertanyaan ini sesuai hati nurani.

Menyaksikan di Youtube kesaksian para korban selamat dalam bencana Palu,Sigi dan Donggala, sungguh bikin hati ngeri. Dan kita tentu ikut berduka menyaksikan bencana tersebut.

Bagaimana ombak tinggi datang tiba-tiba menyapu daratan. orang-orang ditelan ombak dan terlempar jauh. Rumah-rumah bagai rerumputan yang ditebas oleh arit yang tajam. Rumah hilang seiring surutnya air laut. Puing-puing berserakan. Ajaibnya masjid bagai tak tersentuh ombak dahsyat yang menggulung daratan. Tetap utuh tegak berdiri. Allah melindunginya.

Tanah menelan rumah dan bangunan di atasnya. Mengerikan. Ada bapak yang menyaksikan sendiri buah hatinya minta tolong saat lumpur tanah perlahan-lahan menelan tubuh anaknya itu. Dia tak bisa menolong anaknya, karena bapaknya juga sedang sekuat tenaga membebaskan dirinya dari cengkeraman tanah yang perlahan berubah menjadi lumpur yang kelaparan.

Bapaknya hanya bisa melihat sambil meneteskan airmata mulut anak perempuannya itu berucap "Laa ilaha illallah, Muhammadar rasulullah...", menjelang ajalnya. Semoga anaknya husnul khotimah.

Ditulis dalam surah Al-Qasas/28:81
" Maka Kami benamkan dia (Karun) bersama rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya satu golongan pun yang akan menolongnya selain Allah, dan dia tidak termasuk orang-orang yang dapat membela diri. "

Aku bertanya dalam hati sehabis membaca surah tersebut; Masak sih tanah bisa menelan manusia dan rumah? Bagaimana kira-kira caranya? Kan tanah keras?

Likuifaksi gempa dan tsunami di Palu adalah jawabannya. Masya Allah. Tulisan ini tidak bermaksud menggambarkan anak perempuan itu adalah seperti Qarun. Bukan itu. Tetapi tulisan ini bertujuan mengingatkan kita bahwa begitulah bagaimana kira-kira tanah yang menenggelamkan Qarun dan istana mewahnya.

Yuuk kita rajin salat. Jangan menunda tobat.
Malaikatul maut mengintai kita, menunggu perintah Allah kapan mencabut nyawa kita. Kapanpun dan dimanapun.

Semoga kita bisa husnul khotimah.
Aamiin...

Kamis, Oktober 04, 2018

Aku Pertama Kali Lihat Ceramah Mufti Menk di Indonesia Tahun 2018

Alhamdulillah, rasa syukur aku panjatkan ke hadirat Allah Swt. Rasanya seperti mimpi. Tapi ini jelas bukan mimpi. Ini fakta, bro!

Sudah sekian tahun aku hanya bisa mengikuti ceramah Mufti Ismail Menk di Youtobe. Bahasa Inggrisnya tertata rapi. Jelas pengucapannya. Dan aku hanya bisa menerka apa yang dikatakannya ketika aku mendengar kata yang baru kudengar. Maklum kosakata bahasa Inggrisku masih pas-pasan.
Tapi untunglah ada beberapa video ceramahnya yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Semula aku berniat ke masjid Al Azhar di Kebayoran hari Minggu, 7 Oktober. Sebab beritanya begitu, beliau akan ceramah di sana. Tapi untunglah pagi ini aku nge-check di twitter Mufti Menk. Wow! Ternyata ada perubahan jadwal. Hari ini ceramahnya di masjid Cut Meutia bukan di masjid Al Azhar.

Aku ijin tidak masuk kantor, dan langsung dari rumah ke masjid Meutia. Aku tak ingin berdesak-desakan lalu dapat tempat di belakang. Aku berangkat pagi, dan sampai sana sekitar pukul 09.30.
Tak berapa lama aku lihat panitia sibuk mempersiapkan segala sesuatunya.

Yes! begitu selesai salat Dhuhur, jamaah merapat ke dekat tempat Mufti Menk ceramah. Di depan podium. Mantap! sesuai rencanaku, aku bisa mengambil video dengan jelas.

Malam ini video ceramah Mufti Menk sudah aku upload di channelku, Fajar sang pengingat. Namun sayang tidak full, karena keterbatasan ruang penyimpanan di HP Vivo-ku.
Dan jangan lupa like and Subscribe-nya. Terima kasih ya, kalau sudah subsribe my channel.

Ini pertama kali aku salat di Masjid Cut Meutia. Dan bagi Mufti Menk ini juga pertama kali datang ke Indonesia dan ceramah di masjid Cut Meutia.

Beliau berharap ini bukan yang terakhir. Aamiiin semoga Mufti bisa kerap hadir di Indonesia.
Tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada panitia yang telah menghadirkan Mufti Menk.

Wassalam,
SangPengingat

Senin, Oktober 01, 2018

Tuntas Revisinya

Kemarin ada perbaikan judul iklan di buku "Iklan dari Langit".
Pagi, 30 September 2018 aku cek n ricek di pdf reader. Ada sedikit polesan agar semakin ciamik bukuku itu.

Semoga saja ini benar-benar revisi yang terakhir. Itu harapanku.

Alhamdulillah. Terima kasih Tuhan. Engkau Maha Baik. Engkau beri hamba ide-ide perbaikan yang cemerlang. Semoga iklan-iklanku di buku itu semakin punya daya gugah bagi pembacanya dan tentu juga bagi penulisnya.

Revisi ternyata ada akhirnya juga. Mantap!

Semoga buku Iklan dari Langit laris manis. Dan terjual di seluruh penjuru dunia.

Aamiin...

Gempa Palu Donggala 2018

Apabila bumi diguncang
dengan guncangan yang dahsyat
rumah dan gedung luluh lantak

Apabila gelombang lautan
dinaikkan setinggi lima meter


Hempasan air laut yang kuat
mengakibatkan mayat-mayat bergelimpangan
banyak jumlahnya

Yaa Rabb, kami hamba yang lemah
Engkau yang punya kuasa

Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rojiun
ampuni saudara kami yang menjadi korban

Ampuni kami atas kealpaan kami

Duka di Palu, Donggala
duka Indonesia

Hari Jumat menjelang magrib
28 september 2018
7,7 skala Richter
musibah itu datang tiba-tiba

Tentu ada hikmah dibalik musibah
Sabarlah wahai saudaraku
kurasakan kepedihanmu itu


....
jakarta, 30 september 2018
08.45
mfajar irianto
....

Kata Siapa?

Perjalanan masih panjang
kata siapa?

Kata-kataku tak punya makna
kata siapa?

Aku merasa tak punya arti
kata siapa?

Teruslah berusaha
teruslah berikhtiar
teruslah berkata-kata
jangan putus asa

Kau tahu ini kata siapa!


....
mfajar irianto
30 september 2018
pukul 07.27
kalimati
....

Ini Buku Bagus

Sampai berbusa kubilang kau
ini buku bagus

Kau masih tak yakin

Kau tanya judulnya
aku jawab "IKLAN dari LANGIT"

Di Langit ada Iklan?

Sampai berbusa kubilang kau
ini buku bagus
kau masih sangsi

Kau memilih happy-happy
dengan membeli secangkir kopi
yang harganya sama
dengan harga buku itu

Sampai berbusa kubilang kau
ini buku bagus

Kau masih ragu
untuk membelinya
kau memilih diam membisu
tak membelinya juga

Sampai berbusa kubilang kau
ini buku bagus

Aku tak ingin berdebat denganmu
memaksamu, memecutmu
untuk membeli buku ini

Sampai berbusa kubilang kau
ini buku bagus

Biarlah waktu yang akan membuktikannya
dan ketika itu terbukti
semoga kau belum meninggalkan dunia yang fana ini
dan sempat membacanya


.....
kampung kalimati
sabtu 29 sept 2018
09.19
m.fajar irianto
.....

Jangan Membenci

Tak boleh membenci diri
apalagi membenci orang lain

Berani kau membenci Tuhan
apa hebatmu jadi makhluk-Nya

Hidup di akhirat
cuma ada surga dan neraka

Membenci Sang Penguasa alam semesta
neraka imbalannya

....
mfajar irianto
09.08, sabtu 29 sept 2018
distrik kalimati
....

Jumat, September 28, 2018

Hari Ini Revisi Iklan dari Langit yang Terakhir (?)

Aku pikir
dan berharap
ini yang terakhir
ternyata tidak

ini yang paling akhir
ternyata belum

ini betul-betul yang terakhir
ternyata bukan

Rupanya manusia
hanya bisa berharap
ternyata yang berlaku
tetap ketentuan Allah Swt.

Aku pasrah...

Ternyata selalu ada ide baru
yang membuat iklanku jadi
makin memikat
punya daya gugah
yang kuat

Alhamdulillah
Terima Kasih Tuhan

....
kalimati
jumat, 28 sept 2018
pukul 06.45
....

Kata Cinta

Selalu ada cinta
di ruang hati

Cinta mati
tanpa logika

Apa katamu
apa kataku
itu kata kita

Apa kata orang
itu bukan kata kita

.....
kalimati, 27 sept 2018
pukul 06.06
mfajar irianto
.....

Geram

Geram
gelisah
gundah

Gara-gara kata
gara-gara mata


Gundah geram gelisah
bercampur di hati
tumpah dalam sumpah

Satu dua kata yang teringat
itu yang membuat semangat
menyala kembali

....
mfajar irianto
pukul 16.21
rabu, 26 sept 2018
kalimati
....

Senin, September 24, 2018

Rejeki yang Tak Disangka-sangka

Allah bakal memberi rejeki dari tempat yang tak disangka-sangka kepada orang yang bertakwa.
Kemarin aku mendengar cerita dari pak Abdullah. Salah seorang jamaah tablig yang hadir di masjid dekat rumahku.

Dia suatu ketika tak punya uang, padahal sedang ada di kampung orang. Tiba-tiba pengurus masjid minta dia menggantikan ustadz yang tak bisa memberi kutbah Jumat. Dan selesai salat Jumat, dia mendapat amplop. Alhamdulillah.

Suatu ketika temannya meninggalkan istri dan anaknya. Dia ikut jamaah tablig ke suatu kota. Istrinya cemas bagaimana dengan uang untuk makan esok hari. Padahal suaminya hanya memberinya ikan untuk di masak hari ini dan uang yang tak seberapa. Tapi suaminya yakin pasti ada rejeki, entah dari mana.
Begitu si istri membersihkan ikan sebelum dimasak. Tak diduga dia menemukan satu cincin emas di dalam perut ikan itu. Akhirnya cincin itu dijual untuk kebutuhan sehari-hari selama suami tak di rumah. Ajaib.

Aku juga pernah membuktikan rejeki yang tak terduga datangnya. Suatu hari duitku di dompet tersisa (kalau tidak salah) hanya Rp 5000,- Mau ke kantor jelas was-was.

Mau minta ke istri, dia sudah berangkat kerja. Bingung aku.

Tapi aku tetap menyetrika baju. Tetap bersiap diri untuk berangkat ke kantor. Eh, waktu menyetrika bajuku. Setrikaku terganjal sesuatu di saku baju. Aku buka saku baju itu.Wow! ternyata lipatan duit yang rapat karena bekas dicuci. Seingatku jumlahnya Rp 20.000,-

Aku tak ingat lagi kapan aku menaruhnya di saku itu. Mungkin juga malaikat. Tak tahulah. Ya, begitulah rejeki yang tak disangka-sangka datangnya.

Alhamdulillah.

Sabar

Aku betul-betul kagum dengan sahabatku. Begitu sabarnya dia menghadapi reaksi anak muda yang baru saja tersenggol mobil yang dikendarainya.

Padahal dari mulut anak muda terlontar satu kata yang tak pantas di tulis di sini. Emosiku muntab mendengarnya. Masya Allah.

Dia keluar dari mobilnya. Lalu diajaknya anak muda itu untuk bicara di tempat tak jauh dari kecelakaan terjadi.
Ketika aku mau menyusulnya, mereka sudah bubar dari obrolan di bangku di depan pos satpam itu. 

Emosi anak muda itu reda. Dan urusan beres.

Hebat betul dia. Tak ada baku hantam. Dan tak ada ganti rugi. Wow!

Aku perlu belajar ilmu sabar yang dimiliki oleh pak Muhaimin.

Jumat, September 21, 2018

my status at Facebook

aku tulis di facebook pada hari selasa, 18 september 2018 pukul 06.29

Apa yang Bisa Kau Sisihkan?

Dia pengemiskah?
ah, bukan kayaknya...
Pengemis!
ah, masak sih?

Sorot matanya memelas
isi dompetku terhempas

Airmataku tumpah
setiap kali melewatinya
tanpa juluran tanganku
kepadanya

Tangannya memang tak memohon
tapi sorot matanya itu
tak tahan aku melihatnya
kalau tak memberinya

Ya Tuhan
lebihkan aku rejeki biar aku bisa
memberinya lebih

Sesudah melewatinya aku melihat sejuta tangan terbuka
kulihat dompetku isi terbatas
malu kuberitahu
isinya berapa
kepadamu

Dari buku "Iklan dari Langit"
ada sedikit bagian
yang akan aku sisihkan
bagi yang tak punya,

Tapi sudahkah kau membeli buku itu
itu pertanyaan dariku padamu
wahai sahabatku...


....
kalimati,
selasa, 18 september 2018
pukul 07.11
mfajar irianto
....

Latihan Menjadi Youtuber

Salah Baca apa Salah Tulis nih?

Di depan teller sebuah bank ternama
aku baca buku tabunganku. Di situ tercetak angka
Rp21.000.000.000,00

Aku tanyakan kepada mbak yang ayu
di belakang meja teller, "Mbak, ini gak salah cetak ya? kok nolnya banyak sekali?'

Dan mbak itu pun menjawab ringan,"Maaf pak, itu bukan salah cetak,
tapi mungkin bapak yang salah lihat?"

"Oh, ya? masak sih?"

Rabu, September 12, 2018

Ingin Jadi Youtuber

Aku sedang latihan bicara di depan tembok
sebelum cuap-cuap di channel Youtube-ku

Istriku bilang "pak jangan gitu ah
kayak orang gila!"

Hahahah...aaa dia belum tahu bahwa
mau jadi orang top itu harus jadi layaknya orang gila dulu
itu syarat pertamanya!

Oh begitu toh?
Masak sih?

Iya tapi gilanya jangan kelewatan
Nanti bisa langsung masuk RSJ (rumah sakit jiwa)


amit-amiiiiit....
hehehee....


...

Hu Ha

Sedikit sedikit aku
semakin tahu
bahwa....
Betapa di dunia itu

ada hore-hore

ada hip-hip hura

ada hura hura

ada huru-hara

ada haru biru

yang terpenting kita siap
menghadapinya

Asysssiaaap!!!
(meniru cuapan Atta Halilintar / salah satu youtuber muda dari Indonesia yang kaya raya...)


.....
fjr 11sept2018
aku masih diremehkan mereka
oh ya?
.....

Selasa, September 04, 2018

Jumpa Kawan Lama

Ada yang asyik
tatkala bertemu muka
dengan kawan lama

kita saling bercakap, bertukar pikiran
berbagi cerita tentang keluarga
tentang cita-cita waktu kecil dulu

manusia memang harusnya bicara
tapi ada yang bilang diam itu emas

manusia memang harusnya menulis
tapi tidak semua orang bisa menulis

kita beda pilihan presidennya
kita beda talentanya

tapi tujuan kita satu bukan?
kemana?
ke surga!

.....
kampung kalimati
selasa, 4 sept 2018
pukul 07.04
m fajar irianto
.....

Minggu, September 02, 2018

Siapa yang Sudah Mengakui?

Mengaku-aku
siapa pun bisa ngomong aku

aku yang paling kreatif
aku yang paling hebat
aku yang paling sugih
aku yang paling sengsara
aku yang paling nelangsa
aku yang paling rajin
aku yang paling merdu suaranya
aku yang paling jago bicara
aku yang paling takwa
aku yang paling mantap

Cuma pertanyaannya
Siapakah yang sudah mengakui itu semua, bro?

Selasa, Agustus 28, 2018

Jangan Sampai Lupa

Mari kita duduk bersama
buka pikiran seluas-luasnya
pakai kacamata positif

Kita punya rencana
Allah yang punya kuasa
kita bisa apa?


Memaksakan kehendak?
Oh jangan!

Merasa diri paling hebat?
Ah masak sih?

Merasa diri paling benar?
Oh ya bolehkah?

Bolehkah berasumsi
bolehkah berprasangka
bolehkah menebar fitnah

Oh tentu jawabnya kau sudah tahu

Silahkan manusia bersilat lidah
silahkan manusia berdebat
silahkah manusia adu ide
silahkan manusia berkreasi
karena manusia dikarunia akal sehat

Tapi ingat kau sibuk memikirkan dunia
memikirkan karir,
memikirkan cara cepat jadi kaya raya
jangan sampai lupa ingatan

Lupa salat
lupa ibadah
lupa segala perintahNya
lupa segala laranganNya
lupa akhirat

lupa bahwa hidupmu di dunia ada akhirnya

....
kampung kalimati
selasa 28 agustus 2018
pukul 07.12
m.fajar irianto
....

Sabtu, Agustus 18, 2018

Aku Bukan Benalu

kau benalu
yang tak tahu malu
kalimat itu selalu
kau muntahkan
dari mulutmu
yang bau


kau benalu
yang tak tahu malu
kalimat itu selalu
tergiang di gendang
telingaku

kau benalu
yang tak tahu malu
kalimat itu menusuk
kalbuku

aku ingin melawan kalimatmu
dengan mengucapkan
"aku tak mau jadi benalu dalam hidupmu
dan aku masih punya malu"

Tapi suaramu mengalahkan suara serakku

.....
kampung kalimati, 18.08.2108
pukul 11.04
mfajar irianto

Orang Susah!

Membosankan!
Eh, kata siapa?

Tidak, tidak membosankan hidup ini.
Yang membosankan itu pikiranmu
dan gaya hidupmu yang itu melulu
dalam menjalani hidup ini.

Oh, ya?
Ya iyalah

Di dunia ini hanya ada dua orang susah.
Pertama, orang susah beneran.
Kedua, orang yang susah buang duit!

Dan kalimat "orang yang susah buang duit"
bukan kalimatku tapi kata-kata yang
dilontarkan oleh capt. pilot Edward F. Limbong.

ok juga tuh kalimat!

Sebuah Puisi Di Usia ke-73 RI

Ada yang terluka
ada yang happy

Pahlawan menangis haru bahagia
melihat anak bangsa
sudah bisa berteriak MerDEKA!!
tanpa rasa takut kepada penjajah.


Pahlawan menangis sedih
melihat masih ada anak bangsa
yang sekedar untuk mengganjal isi perutnya
mereka mengais makanan sisa
orang-orang berduit yang suka menyisakan makanan

Ada yang sudah happy
namun masih ada yang tetap terluka
di hari Kemerdekaan RI ke-73

Kewajiban siapakah menyejahterakan rakyat Indonesia?
aku bertanya kepada Ibu Pertiwi
.....
mfajar irianto
kalimati, ked. kaliangke
sabtu 18.08.2108
pukul 10.16
.....

Sabtu, Agustus 11, 2018

myFB status 2013


Ikutan Mempromosikan

Aku jadi ingat kata seorang ustadz. Jika kau menunjukkan kpd seseorang yang bertanya "dimanakah tempat maksiat yang joss?"
kemudian kamu menunjukkannya.
Maka kemudian dia menunjukkan kepada temannya lalu temannya menunjukkan kepada yang lain, terus berlanjut ke teman, saudara yang lain.... maka tanggunglah DOSAnya atas yang kau tunjukkan itu... MASYA ALLAH

Tetapi sebaliknya ketika kau memviralkan dan ikut mempromosikan buku "IKLANdariLANGIT" di facebookmu, di instagrammu, di twittermu, di pathmu dan di halaman blogspotmu....lalu kemudian teman kamu, saudara kamu, bahkan musuhmu kemudian baca kemudian beli kemudian jadi saleh selanjutnya temanmu itu menyebarkan kemanfaatan baca buku IKLANdariLANGIT kepada yang lainnya... dan wow! semakin banyak yang tahu dan beli dan baca...

>>> apakah kemudian ALLAH YANG MAHA KAYA... membiarkanmu tanpa memperoleh pahala berlimpah?
wallahu 'alam bissawab.

Tebarkan kebaikan mumpung masih hidup. Hidup di dunia cuma sekali.

Meskipun tidak membelinya, tentulah tidak ada ruginya jika kamu ikutan mempromosikan, membagikan kebaikan dan manfaat buku IKLANdariLANGIT.

Sebab yang rugi itu sudah gak beli gak ikutan mempromosikan. Eh, tambahan pula malah ngomong2.... eh jangan beli buku dari sangpenging@T... buang2 duit
MASYA ALLAH.

Wassalam,
sangPenging@T


(tulisan ini pernah di tulis di status facebook-ku tanggal 10 agustus 2017 - setahun yang lalu)

Rabu, Agustus 08, 2018

Siapa sih Kamu

Semakin hari
kudunya semakin sadar
malaikatul maut sedang menghampirimu

Apa yg mau kau andalkan?
 

Mimpi-mimpimu
atau amalmu?


Ocehanmu
atau zikirmu?

Diammu
atau gerakmu?

fajar, siapa sih kamu?
manusia atau hewan?
manusia atau setan?

Yang jelas kau bukan malaikat!


.....
kampung kalimati
rabu, 08.08.2018
mfajar irianto
.....

Selasa, Juli 31, 2018

Diluar Perkiraan

Keraguanku tak terbukti. Anakku patut kuacungi dua jempol! Hebat dia. Berani dia mematahkan keraguan bapaknya.

Ya beberapa hari sebelum hari Jumat malam, 27 Juli 2018, aku bingung harus memilih naik apa ke stasiun Kereta Api Senen. Naik grabcar. Naik ojek online. Naik bus transjakarta. Atau naik motor sendiri. Dengan cara bolak balik, aku antar istriku dulu. Lalu aku balik lagi ke rumah baru anakku yang antar aku ke Senen. Wah ini jelas pilihan yang ribet. Tidak praktis!

Tetapi Dafi tetap kukuh dengan tekadnya. Berani mengantarkan kami ke Senen memakai sedan keluarga kami, Hyundai Accent. Ya, dia akan menyetir sendiri tanpa temannya yang sudah punya SIM (surat ijin mengemudi).

Ini yang aku khawatirkan. Kalau terjadi apa-apa, bagaimana? Padahal dia belum punya SIM!

Dengan ucapan Bismillah, akhirnya anakku menyetir mobil mengantarkan kami ke Senen pukul 19.45. Lalu menjemput kami di stasiun KA Senen, pada hari senin dini hari pukul 03.00.

Alhamdulillah, lincah dia membawa Hyundai. Tak ada keraguan sedikitpun. Mantap! Salut aku sebagai bapaknya. Ibunya pun ikut bangga. Ini benar-benar diluar perkiraanku!

Aku dan istri berangkat ke Semarang dalam rangka menghadiri acara walimatul safar adikku bungsu (nomor 5) Astri dan suaminya Ma'ruf yang akan berangkat haji tahun ini. Tanggal 6 Agustus 2018 mereka berangkat ke Mekah. Sekalian acara haul bapak dan ibu, juga bapaknya Ma'ruf.

Tahun ini adikku nomor 3, Toto dan istrinya Yuli juga berangkat haji.

Semoga menjadi haji yang mabrur. Adik-adikku bisa berangkat haji bersama-sama tahun ini. Ini juga diluar perkiraanku.

Tinggal kini aku dan istri menunggu jadwal Undangan Ilahi untuk menunaikan Ibadah Haji.
Harus bersabar...


Wassalam,
sangPenging@T

Rabu, Juli 25, 2018

Harus Memilih

Hidup adalah pilihan
pilih dia atau  ida

Akhirat juga pilihan
pilih Surga atau Neraka


Makan juga pilihan
pilih makan gado-gado atau nasi goreng

Minum juga pilihan
pilih minum madu atau racun

Menatap hari ini juga pilihan
pilih bergerak ke sana dengan tujuan yang pasti
atau diam terpaku di sini
 
Pertanyaanku sekarang
apakah kau masih hidup atau sudah mati?

Kalau kau masih hidup
maka salat, salat, salatlah...
bergerak dan berkreasi

Jangan bersenda gurau selalu
kata nenek itu BERBAHAYA

.......
mfajar irianto
kalimati, daan mogot
jakarta barat
rabu, 25 juli 2018
07.02
......

Sabtu, Juli 21, 2018

Beda 0.04 Detik, Zohri Jadi Manusia Hebat di Usia 18 tahun


Ya, hanya berbeda 0,04 Detik dengan peserta lari lainnya maka Zohri jadi Manusia Tercepat di Kejuaraan Lari Dunia 100 meter U20 di Finlandia tahun 2018.

Catatan pelari lainnya pada kejuaraan tersebut, yang difavoritkan juara adalah duo Amerika, Anthony Schwartz (10.22) dan Eric Harrison (10.22) serta sprinter Afrika Selatan Thembo Monareng (10,23). Atlet Inggris, Dominic Ashwell mencatat waktu 10.25 detik.

Usia Zohri baru menginjak 18 tahun. Mantap! wahai kaum muda, contohlah dia ketika kau ingin jadi manusia hebat.

Jelas, perjuangannya hebat tak mengenal lelah. Dia lari dan terus berlari di tanah berbatu di tepi pantai, di daerah NTB. Kabarnya selepas salat subuh dia baru berlatih lari. Jadi yang dipentingkan adalah salat dulu baru lari.

Semula dia hidup miskin, kini kaya raya! Hadiah rumah dan uang ratusan juta mengalir ke dirinya. Selanjut dia diundang oleh Presiden Jokowi di Istana Bogor. Wow! Amazing.

Selamat Zohri!
dari saya sangPenging@T!
m fajar irianto ludjito

Kamis, Juli 12, 2018

FIFA World Cup 2018

Semula tiada
dan tak punya nama
lalu jadi pemain bola papan atas
punya nama
dan akhirnya tiada

Itulah perjalanan manusia
ya manusia biasa
yang punya talenta
di ujung benua

Lalu apakah harus menyerah
ketika prestasi belum diraih

Jangan! jangan pernah menyerah

Mereka hanya menonton
penonton tidak mungkin
meng-GOAL-kan bola ke pihak lawan

mereka berteriak mereka bersorak
ketika kau berhasil menggenggam dan mengangkat tinggi PIALA DUNIA!

that's a life
....
mfajar irianto
komp.dep.agama 34
kalimati.
2018 FIFA WORLD CUP RUSIA

Kamis, Juli 05, 2018

Read It, Please

Adakah Gelap di hati (mu)?
ah masak sih (itu masih tanyamu)

Indikasinya ini:

Buku "Iklan Dari Langit"
tak juga kau buka

Buku "Iklan Dari Langit"
tak juga kau tuntaskan membacanya

Buku "Iklan Dari Langit"
... (jika kau belum punya) ...
tak juga kau beli sampai detik ini.

>>>> WARNING! <<<<
SETAN SUDAH MEMBACA BUKU IKLAN DARI LANGIT HINGGA TUNTAS, MAKANYA SETAN DAN KONCO-KONCONYA MATI-MATIAN MENGHALANGI SELURUH MANUSIA DI MUKA BUMI INI UNTUK MEMBACA BUKU IKLAN DARI LANGIT. WHY?
>>>> READ IT <<<<

Minggu, Juli 01, 2018

Ah Masak Sih?

Suatu ketika di suatu saat di suatu zaman,
kemunculan sang pengingat bakal ditunggu tunggu, ...
ah masak sih?

Suatu ketika di suatu saat di suatu zaman,
buku IKLAN DARI LANGIT bakal tak sabar orang menunggu cetakannya
karena begitu selesai cetak langsung diserbu
banyak yang kehabisan, ...
ah masak sih?


Suatu ketika di suatu saat di suatu zaman,
buku IKLAN DARI LANGIT bakal diterjemahkan ke dalam 7 bahasa, ...
arab, inggris, jepang, jerman, italia, perancis, spanyol!
ah masak sih?

....

Yang Penting

Yang penting berbuat baik,
tak usah berpikir ntar orang ngomongin apa.

Yang penting salat berjamaah di masjid,
tak usah kuatir ntar dibilang orang sok alim, sok taat.

Yang penting nulis status,

tak usah dipikirin orang mau baca apa nggak tuh status.

Yang penting teriakkan kebenaran,
tak usah di gubris orang yang nyinyir atas kebenaran yang kita teriakkan

So? keep smile
don't worry be happy

Tetaplah baca buku IKLAN DARI LANGIT!

Mana nih komentarnya kawan, atas buku IKLAN DARI LANGIT?

Selasa, Juni 19, 2018

Gila

Supaya nggak dibilang gila, sendirian!
kumpul saja bersama orang-orang yang gila
gila kerja
gila mimpi
gila kaya
gila hormat
gila makan
gila emas
gila nulis buku
gila nulis status di medsos
gila games di smartphone
gila bikin lagu
gila nyanyi
gi.. gi... giilaaaa


gila apalagi ya ?

Minggu, Juni 17, 2018

Tunjukkan pada Dunia, Siapa sih kamu?

Semua kita ada maunya, ada kebisaannya dan ada motivasinya atas perbuatan kita.

Ikuti saja maunya Allah, pasti selamat dunia akhirat!

Mengikuti kemauan setan, siksa akhirat pasti di dapat!

Tunjukkan kebisaanmu, niscaya orang akan melihat.

Jangan bengong melulu, itu mubazir namanya.
Itu berarti kau tidak mensyukuri atas kebisaan yang Allah berikan kepadamu.

Itu saja pesan sangPenging@T, hari ini! untuk kau dan aku

Kamis, Juni 14, 2018

Saaaabar...

Pentingnya SABAR
baru terasa ketika
BADAI datang menghantam diri ini
meluluhlantakkan
harga diri.

Oh My GOD

Kerinduan yang Hadir di Setiap Bulan Puasa dan Hari Raya Idul Fitri


Puasa tetap indah tetap nikmat
walau sudah berlangsung setiap tahun
di sepanjang hidupku

Inilah nikmatnya puasa
menahan diri untuk minum dan makan di siang hari

Puasa melatih diri mengelola
nafsu hewani di diri ini

Oh Ibu aku rindu padamu...
rindu masakannya untuk makan sahur
meski itu hanya telur dadar dengan nasi hangat
dicampur kecap manis

Oh Bapak aku rindu padamu...
mendengar merdu suaranya saat membaca surah
ketika menjadi imam tarawih dan witir

Ketika Lebaran tiba
aku rindu opor ayam Ibu

Ketika takbir menggema
Selepas salat Ied kami berkumpul di ruang tengah
aku rindu nasihat Bapak
yang diucapkannya saat aku dan adik-adik
sungkem kepada Bapak dan Ibu

Itu adalah bagian masa lalu
yang selalu hadir tatkala takbir menggema
di langit malam hari Raya

Menetes airmataku
mengenang kebaikan Ibu kebaikan Bapak

Mohon maaf Ibu...
mohon maaf Bapak...
aku belum bisa membahagiakan
ketika aku hidup bersamamu

Doaku untuk Ibu dan Bapak
Semoga di lapangkan kuburnya
diampuni segala dosanya
diterima segala amal ibadahnya
oleh Allah Swt.

.......
mfajar irianto
kampung kalimati
komplek dep agama
9juni2018 pukul 07.10
......

Sabtu, Mei 26, 2018

21 Mei 2018

Tanggal 21 Mei sudah berlalu lima hari yang lalu. Ya itulah tanggal kelahiranku di muka bumi ini. 58 tahun lalu aku mulai menghirup udara bumi. Alhamdulillah sampai kini aku masih diijinkan oleh Allah Swt. hidup di bumi ini.

Jantungku terus berdegup sampai 58 tahun ini. Amazing! Padahal penyakit jantung koroner aku derita. Ya obat jantung terus kuminum sesudah sahur. Setiap hari aku harus minum obat jantung.

Tahun 1962 aku dilahirkan oleh ibunda Dwi Yamani. Dan sepanjang usia sekolahku ayahanda Ahmad Ludjito selalu membiayainya. Luar biasa. Jasa orangtuaku tak terkalahkan!

Lima puluh delapan tahun. Aku masih jadi orang biasa, belum bisa jadi orang luar biasa. Contohnya, Presiden Jokowi, Ustadz Aa Gym dan penyanyi Iwan Fals. Usiaku seusianya.

Semoga di waktu yang tersisa aku bisa berprestasi seperti mereka. Yang terpenting adalah bisa bermanfaat bagi sebanyak-banyaknya orang yang hidup di muka bumi ini.

Insya Allah...

wassalam,
sangPenging@T

Kamis, Mei 17, 2018

1 Ramadhan 1439 H

Bertepatan dengan hari Kamis, tanggal 17 Mei 2018. Alhamdulillah, kita bisa menikmati bulan Ramadhan tahun ini. Ini benar-benar suatu kenikmatan yang tiada taranya.

Mengapa begitu? Karena ada sebagian teman atau saudara kita  tidak bisa lagi menikmati puasa di bulan Ramadhan tahun ini. Sebabnya? Karena dia sedang terbaring sakit. Atau sudah tiada lagi di muka bumi ini, alias sudah meninggal dunia.

Beberapa hari yang lalu teman SMAku, Barata, meninggal dunia. Kemudian dalang kondang yang jadi Bupati Tegal, meninggal dunia, 14 Mei 2018. Kita kehilangan dalang Ki Enthus Soesmono. Dia guru karawitan istriku, waktu istriku duduk di bangku SMP. Beda usianya setahun. Ya Ki Enthus waktu itu adalah kakak kelas yang sekaligus jadi asisten guru karawitan. Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Semoga husnul khatimah...

Kita berdoa dan berharap semoga kita bisa menuntaskan puasa selama sebulan penuh dengan istiqamah. Dijauhkan dari segala hal yang membatalkan puasa dan mengurangi pahala puasa. Subhanallah...

Tadi ketika berada di masjid sebelum salat Subuh, aku betul-betul merasakan nikmatnya subuh pertama di bulan Ramadhan. Ada suasana yang berbeda kurasakan. Yang di depan mata, wow! jamaah memenuhi masjid. Penuh! berbeda seperti hari biasanya. Kalau hari biasa paling banyak tiga atau empat shaf. Tapi tadi hmmm... barisan shaf dipenuhi oleh jamaah. Bapak-bapak, ibu-ibu, remaja dan anak-anak hadir di masjid untuk melaksanakan salat subuh berjamaah.

Dan yang di dalam hatiku, nikmatnya tak terkatakan. Terharu aku. Hampir aku meneteskan airmata. Mengapa? karena di tengah derita sakit jantungku, Allah masih memberi kesempatan kepadaku untuk berpuasa di bulan Ramadhan tahun ini. Terima kasih Allah. Alhamdulillah...

Wassalam,
sangPenging@T

Rabu, Mei 09, 2018

Perintah!

Hidup di dunia ada banyak perintah (mulai dari perintah orangtua, perintah guru, dosen dan rektor, perintah RT/RW, Lurah, Camat, Bupati, Walikota, Gubernur sampai perintah Presiden.

Dan yang penting dan paling penting adalah perintah Allah Swt. yang harus dipentingkan dan dipatuhi.

Tapi sayangnya, ada sebagian orang yang tidak menganggap penting perintah-Nya.
 

Sayang oh sayang...

Ane cuman mo tanya setelah ente mati, ente mo hidup di mana?
Surga ape Neraka?

Wassalam,
sangPenging@T

Apa Miskin Apa Kaya

gila! aku baca berita;
satu keluarga minum air comberan
di negeriku yang gemah ripah loh jinawi ini

ada apa ini? hatiku menjerit mengajukan tanya

oh tidak ada apa-apa, memangnya kenapa?
tanya orang kaya

gila! sudah tanggal 5 belum juga gajian
apakah sudah sedemikian sulitkah keadaan ini

aku baca berita;
tabungan senilai milyaran yang tersimpan di bank
jumlahnya sedikit berkurang.

wow!amazing
milyaran rupiah?
kau bilang sedikit

aku bilang satu juta itu banyak
kau bilang satu milyar sedikit

ah ternyata kita memang dari kasta yang berbeda
....
mfajar irianto
kampung kalimati
pukul 17.39
....

Sabtu, Mei 05, 2018

MyDesktop Computer Asus ON Again

Hari ini sabtu, 5 Mei 2018 komputerku hidup lagi. Dalam arti semua programnya bisa terinstal dengan sempurna. Wow! Amazing.

Aku patut bersyukur kepada Allah Swt. dengan mengucapkan "Alhamdulillah".

Seminggu yang lalu aku ke Glodok Harco Mangga Dua. Ditemani anakku. Aku bawa komputer Asus yang sudah sekian bulan diam tak berkutik alias mati total. Setelah dicek oleh ahli servis komputer, hasilnya motherboard komputer sudah rusak. Tidak bisa diservis lagi, harus diganti dengan yang baru. Tapi dia menyarankan coba cari yang second saja di lantai bawah.

Lalu aku cari dapatlah motherboard Asus yang second. Harganya Rp280.000,- Lumayan murah!

Sudah itu aku servis printer Epson T13. Sama juga printer tak perlu diganti tangki tintanya. Karena tidak bocor. Padahal aku pikir tangki tinta birunya bocor. Ya sudah akhirnya aku beli tinta birunya satu botol. Eh, betul juga sampai sekarang tangki tintanya OK tuh.

Setelah dipusingkan masalah install, akhirnya beres juga komputer Asus-ku setelah aku browsing dan tanya sama Mbah Google atas problem yang kuhadapi! Thanks Google!

Dan artikel ini aku tulis di desktop Asus komputer, setelah sekian bulan aku menulis blogspot ini di Laptop Asus.

Sudah ah, aku akhiri dulu tulisan ini aku mau tidur dulu. Ngantuk banget nih. Sekarang pukul 22.51

Wassalam,
sangPenging@T

Rabu, April 25, 2018

Tentang Statusku (Tulisan) di Facebookku

Aha! ternyata statusku di FB ada juga yang eneg membacanya. Hahaha... ini sudah kuduga.

Ente mau tahu resep untuk menghindari rasa eneg itu? gampang! ada dua.
Yang kesatu> jangan dibaca! lalu yang
kedua > unfollow me! alias tak berteman denganku. beres!
gampang kan? ya iyalah..

Jika aku pikir-pikir... SOAL ENEG santai saja bro... memangnya siapa situ?
Kalo ane mah manusia biasa! iya manusia biasa yang sedang berusaha keras menjadi manusia LUAR BIASA!!! hehehe...
Yang penting tetap FOKU$ bro!

Ane anggap hater itu vitamin pertumbuhan yang dibutuhkan oleh orang-orang yang berpikiran positip kayak gua (ck ck ck... ceile)
mukelu jauuuuuh...

Terserah entelah, mau jauh kek mau deket kek. jauh dekat tarip sama bro Rp5000,-
Intinya status ini bahwa kalo mo sukses itu gak ada jalan pintas! musti menemui jalan berliku dan menanjak. Sulit bro!

Minggu, April 22, 2018

Tembang tentang Haji oleh Michael Jackson

Pada hari Selasa, Juni 30, 2009

saya menulis di blog ini dengan judul:


"Apa Hikmah Dibalik Kematian Michael Jackson?"

(silahkan dibaca lagi yang berkenan, klik tahun 2009 lalu klik di bulan Juni)

Rupanya mas Jacko diam-diam merekam dan menyanyikan dengan suara emasnya lagu tentang Haji. Wow! Amazing.

Sayangnya lagu ini belum sempat dipublikasikan semasa dia hidup di dunia.

Silahkan Anda simak lagunya.

Mengharukan.

Sudah muallafkah dia?

Aku tak tahu pasti.

Rabu, April 18, 2018

Aku Mengajaknya Salat

Teriakanku tak digubrisnya
apakah kurang keras?

Bisikanku tak didengarnya
apakah dia budeg parah?

Tak tahulah awak...

Kau mau masuk surga?
kepalamu manggut-manggut

Aku ajak kau salat
mulutmu berucap "ya, nanti..."
padahal yang tersirat
kau geleng-gelengkan kepalamu

Apalagi ketika
kuajak kau salat di masjid
kau bilang "duluanlah, aku nyusul nanti!"

Hai kawan, salat itu
syarat penting masuk surga

"Ah masak sih?" itu tanyamu

"Aku tak ingin berdebat denganmu!" ini jawabku


.....
m fajar irianto
kampung kalimati
selasa, 17 april2018
pukul 07.25
.....

Senin, April 16, 2018

Ini Dimana?

Baju tentara dicopot
Baju polisi dilepas
Baju muslim dibuka
Baju kebesaran ditanggalkan
Baju apa pun namanya tak ada yang memakainya

Celana tak luput dilucuti

Telanjang dada, telanjang kaki
Telajang bulat
Tak sehelai benang yang menempel
di tubuh setiap manusia

Menengok ke kiri
Menengok ke kanan
Melihat ke depan
Melihat ke belakang
Semua manusia tak berbaju tak bergaun

Laki-laki perempuan bagai cendol

Entahlah jumlah pastinya
milyaran lebih pastinya

Ekspresi wajahnya macam-macam
mereka menanti pengadilan akhirat

Semua berkumpul di padang yang luas dan rata
tak ada gunung tak ada gedung
tak ada pepohonan
tak ada tempat berlindung
kecuali kepada Allah Swt.

Apakah ini yang namanya Padang Mahsyar?

.....
Tanjung duren, Jakarta Barat
mfajar irianto
Jumat 13april2018
Pukul 14.00
.....

Selasa, April 10, 2018

56 Tahun, Mana Prestasimu?

Lima puluh lima tahun...
Sebentar lagi lima puluh enam tahun

Sudah sedemikian tinggi usiaku
Tapi prestasiku belum tinggi

Matahari bertanya
Rembulan menyapa
Rerumputan berbisik

Pertanyaannya mereka sama
Mana prestasimu?

.....
mfajar irianto
Jkt, 7april 2018
08.46
.....

Mimpimu

Semua berawal dari mimpi
Ya dari mimpi
Hanya orang yang berani mimpi yang menguasai dunia

Apa betul begitu? itu tanyamu
kau masih ragu rupanya
sama seperti rupamu yang ragu-ragu


Ah, terserah kaulah! ini kataku

Mimpimu apa?
Mimpimu dimana?
Mimpimu kemana?

Apakah kau tak berani juga bermimpi?
Bah!!! Mati sajalah kau

.....
Mfajar Irianto
Jkt, 7april 2018
Pukul 07.53
.....

Istriku

Kutulis sajak ini untuk istriku
Oh indahnya hidup karena kita berbeda

Ya kita memang beda
Pernikahanlah yang menyatukan kita

Istriku kau cantik
kau menguatkanku ketika aku lunglai
kau belai aku ketika aku ditampar kerasnya
pergulatan hidup

kau bangkitkan semangatku
ketika aku runtuh

Istriku...
.....
mfajar irianto
Jakarta, 7april 2018
Menjelang subuh
.....

Senin, April 02, 2018

Ayo Bangkit!

Sukses dunia itu penting.
tapi jauh lebih penting sukses akhirat!

Dihargai manusia itu oke.
tapi lebih wow! dihargai para Malaikat.

Dicaci penghuni dunia itu nggak ada apa-apanya
kalau penghuni langit memuji

Berpeluh dan berdarah
tulang rasanya mau patah
asa rasanya ingin sudah
Itulah harga perjuangan hidupmu, nak

Ibumu dulu berjuang keras
ketika melahirkanmu

Tetapi kenapa setelah lahir
kau jadi memble begini?

Ayo bangkit!

Jangan banyak bergantung kepada makhluk
tetapi berharaplah kepada Yang Menciptakan makhluk

Kecewa itu manusiawi
karena kau bukan robot!

Ingat dan tanamkan cita-cita terakhirmu
menjadi Orang yang Bertakwa
mati Husnul Khotimah

Yaa Rabb, kabulkan cita-cita hamba
yang tak berdaya tanpa KekuatanMu

....
mfajaririanto
kalimati, daan mogot, jakarta barat
pukul 23.14
....

Jumat, Maret 23, 2018

Ustadz

Setiap diri kita adalah ustadz alias guru.
minimal ustadz bagi istri/suami dan anak-anak kita.
apa yang harus disampaikan?
ya kebaikanlah ya ketakwaanlah
ya ya ya....
jika ada ustadz menyampaikan kebaikan sampaikanlah kebaikan itu.

jika ada teman menyampaikan kebaikan sampaikanlah kebaikan itu.

jika ada buku menyampaikan kebaikan sampaikanlah kebaikan itu.

OJO DIKEKEPI DHEWEK!
(jangan disimpan untuk diri sendiri saja)

masak belum tahu juga sih ke arah mana tulisanku ini, kawan?

maksud tulisan ini
sampaikanlah kepada handai taulan, kawan kerabat yang anda kenal
bahwa ada buku bagus yang harus mereka miliki
yaitu buku
IKLAN DARI LANGIT

a good book you must read it

Inginku

Sekali kali aku tulis puisi
Ah sudah sering kok

Ya ya ya
betul kata kau

Aku bangga jadi muslim
Aku ingin mereka tahu Islam
dan menjadi muslim

Ingatkah kau? bahwa hidayah
adalah hak mutlak Allah Swt

Ya ya ya
betul kata kau

Aku ingin seluruh manusia
di muka bumi membaca bukuku
IKLAN DARI LANGIT

Mana mungkin
Keinginanmu itu
seperti "pungguk merindukan bulan"
Mana mungkin...

Ya ya ya
betul kata kau

Jkt, 21 maret2018
07.11

Puisiku MyBook IKLAN DARI LANGIT


aku bilang ini buku bagus
kau bilang itu buku jelek!
terserah kaulah...


aku konsep, aku tulis dan desain isinya
dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2016

selesai cetak lalu aku revisi dari tahun 2016
sampai tahun ini 2018
total waktu yang kuhabiskan untuk menuntaskan penulisannya enam tahun

aku bilang ini buku bagus
kau bilang itu buku jelek!
terserah kaulah...

Di dalamnya ada 165 iklan yang aku cipta
itu bukan iklan yang kau lihat di koran, majalah dan medsos
itu iklan dakwah yang mungkin saja belum pernah kau lihat
ada ayat-ayat Quran terjemahan di dalamnya

aku bilang ini buku bagus
kau bilang itu buku jelek!
terserah kaulah...

Dengan buku ini aku ingin berdakwah lewat iklan
dengan buku ini aku ingin bermanfaat bagi banyak orang
dengan buku ini aku ingin hidupku tidak sia-sia

aku bilang ini buku bagus
kau bilang itu buku jelek!
terserah kaulah...

ayo beli
kau minta gratis
ayo beli

dengan membelinya
kau memberi kesempatan penulisnya
untuk bersedekah dan berinfak
di jalan Allah Swt.

aku bilang ini buku bagus
kau bilang itu buku jelek!
terserah kaulah...

harganya satu buku kini Rp 100.000,-
percetakan bilang harga-harga kertas dan tinta
membumbung tinggi

Tapi...
kau ngotot minta gratis
ogah membelinya

Oke oke... aku kasih kau
tapi apa faktanya?

kau tak membacanya
kau melemparkannya ke sembarang arah
kau jadikan bungkus kacang rebus
karena buku itu kau jual di tukang loak
lalu dibeli penjual kacang rebus keliling

Tahukah kau itu meremukkan hatiku

aku bilang ini buku bagus
kau bilang itu buku jelek!
terserah kaulah...

kutulis puisi itu di facebook
jumat 16 maret 2018
pukul 07.50
kampung kalimati
jakarta barat