Menuntut ilmu tidak terbatas di bangku kuliah saja. Tamatan SD bisa setara S1, jika dia gigih menambah ilmu. Dengan berbagai cara, dia bisa memperkaya pengetahuannya. Bisa numpang baca di toko buku. Atau rajin mengunjungi dan meminjam buku di perpustakaan.
Aku mendapat pelajaran penting ketika diajak berkunjung ke keluarga istri, yang bermukim di pinggiran wilayah Bekasi. Hidupnya sederhana, ya mereka tergolong dalam ekonomi pas-pasan. Dari obrolan yang ada sepulang dari kunjungan itu, bisa disimpulkan bahwa mereka bisa seperti itu karena dulu tidak rajin di sekolah, sukanya berkelahi.
Ternyata kesengsaraan itu tanpa disadari dirancang sendiri sejak masa SD. Mereka yang bermalas-malasan sekolah sejak SD, maka hidupnya bakal mengalami kesulitan. Pendidikan itu penting. Nanti baru terasa, ketika saatnya memasuki dunia kerja.
Silaturahmi, bisa mendatangkan pelajaran berharga bagiku. Aku jadi terhenyak dengan melihat kehidupan keluarga di lingkunganku. Persoalan ekonomi dan pendidikan anak-anak mewarnai kekelaman hidup mereka.
Sangat kompleks persoalan hidup berumah tangga. Dan akan semakin parah jika kita semakin tak mengenal Allah. Mengeluh kepada orang, hanya mendatangkan kekesalan. Sebab jawabannya bisa tidak sesuai harapan yang kita inginkan. Tetapi berdoa kepada Allah, Insya Allah ada jalan keluarnya.
Yuuk rajin ibadah dan sedekah, kawan!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar