Adsense

Sabtu, Desember 28, 2013

Roda Kehidupan

Berputar dan terus berputar roda kehidupan. Beberapa tahun lalu kere, sekarang bisa jadi konglomerat. Tetapi ada yang dulunya kaya raya, sekarang melarat. Nasib manusia siapa yang tahu.

Ibunya Raffi merasakan bahwa roda kehidupan berputar cepat. Awal tahun 2013, di bulan Januari, dia seperti disambar petir di siang hari bolong. Anaknya tersandung kasus narkoba. Raffi dipenjara, gara-gara ada pesta narkoba di rumahnya. Ibunya merasakan "roda kehidupan"-nya sedang berada di bawah, dia terlindas. Merasa dicampakkan oleh (paling tidak) tetangga kiri kanannya.

Jarum jam terus berputar, hari berganti dan bulan bergerak perlahan. Akhirnya Raffi dibebaskan bersyarat di pertengahan tahun! Raffi mulai berkiprah lagi, cuap-cuap lagi, teriak-teriak lagi di layar kaca membawakan acara Dahsyat!

Lalu terbetiklah kabar di akhir tahun2013, di bulan Desember ini. Ibunya Raffi dihadiahi anaknya sebuah mobil mewah seharga  satu milyard lebih sedikit. Benar-benar sebuah hadiah yang dahsyat! Wow, ini tentu saja membuat hati ibunya berbunga-bunga. Roda kehidupan serasa di atas, bahkan di atas awan tinggi. Tinggi sekali bro!

Boro-boro bagi kita yang penghasilan pas-pasan menghadiahi ibu kita mobil mewah. Bunga saja mungkin jarang, betul?

Lalu bukti apalagi bahwa kehidupan bagai roda? Mau bukti lagi? Bener nih? Itu tu masak nggak tahu. Apa pura-pura nggak tahu? Kasih tahu dong! Ah masak nggak tahu? itu tuuuu ...Atut!

Beberapa tahun yang lalu dia tidur di atas kasur seharga 20jutaan di kamar mewah rancangan desainer top (hehehe... kali ye, sebab aku tak tahu pasti. Ini sekedar analisa ngawurku. Jadi kalo salah yeah mohon maklum bro), sekarang dia tidur di atas kasur tipis dalam kamar busuk penjara wanita Pondok Bambu. Nauzubillah.

Begitulah kehidupan. Bisa kita saksikan dengan kepala kita sendiri, bukan? Nggak usah repot-repot musti sewa kepala orang lain. Lalu pertanyaannya roda kehidupan kita sedang berada dimana nih? Silahkan dirasakan sendiri oleh pembaca masing-masing. Kalau aku jelas masih di bawah. Sebabnya? belum punya rumah mewah, mobil mewah, motor gede kayak mas Akil Muchtar dan bisa liburan ke luar negeri kayak Mbak Atut.

Tapi harus diingat bro! Apapun keadaannya, kita harus tetap pandai bersyukur, tetap shalat yang rajin jangan lupa sedekah. Mudah-mudahan apa yang kita cita-citakan cepat terkabul. Insya Allah...



Wassalam,
SangPenging@T!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar