Adsense

Selasa, Januari 31, 2017

Hantaman yang Menyadarkan

Mungkin hantaman badai atau godam "kepedihan,
luka parah, sesak nafas, kesempitan, kesedihan dan kepailitan",
yang bisa menyadarkan manusia
yang sudah lupa diri.

Karena kejayaan dan kelimpahan harta...
dapat melalaikan manusia dari mengingat Tuhan
mengingat kehidupan akhirat

Sebab...
setan membisikkan supaya manusia menghabiskan hartanya
untuk berpesta pora, foya-foya lalu tak mempedulikan orang papa

setan memang hobinya menyudutkan manusia yang putus asa
agar semakin terpuruk dalam kenestapaan...

Sekedar Mengingatkan

Masih punya mata?
lihat, buka, baca Alquran!...

Masih punya kuping?
buka kuping lebar-lebar, tajamkan pendengaran...
dengarkan nasihat kyai, ustadz, ulama..

Masih punya kaki?
ringankan kaki utk melangkah ke masjid, salat berjamaah

Yok, kita cari pahala sebanyak-banyaknya
mumpung masih diberi kesempatan oleh Allah Swt.

Mumpung masih hidup!

Jumat, Januari 27, 2017

Ingin Kembali ke Dunia Lagi

Ini baru di dunia... Ya baru di dunia lho!... Ketika aku melihat anak-anak SD, SMP berlarian saling berkejaran... bercanda riang... wuihhh rasane kepenak le... ingin rasanya kembali ke masa-masa sekolah dulu....

Coba kamu bayangkan, nanti kalau sudah di akhirat...
Ck ck ck.... dijamin kamu bakal ingin kembali ke dunia..
(terutama oleh para penghuni neraka)...

Kembali ke dunia untuk apa?....
untuk mengumpulkan pahala sebuanyak-buanyaakKnya...

Supaya apa?
supaya bisa masuk surga!

Telat bro! Jika kita baru sadar bahwa Islam itu agama yang paling benar, ketika kita sudah matek!

Makanya sadarlah, segera tobat, salat bro. Jangan minum minuman keras terus, judi terus, maksiat terus. STOP!
Paham, kawan?!?!!!

wassalam,
sangPenging@T

Senin, Januari 23, 2017

Kakek dan Nenek yang Terlunta-lunta

Selepas subuh
terdengar pintu rumahku diketuk seseorang.
"thok.. thok... tokK!"

kubuka pintu, aku berhadapan dengan
seorang kakek tua renta
yang hidupnya terlunta-lunta


dia yg aku prihatinkan atas nasib yang dialaminya
tersingkirkan dari anak-anaknya, tetangga dan siapa pun
yang tak berempati kepadanya

istrinya menderita sakit macam-macam
mulai dari sakit hati, sakit di tubuhnya
sampai (maaf) sedikit sakit ingatan
kadang kumat kadang waras.

Dia pamit mohon diri mau pulang ke kampung di daerah parung
mengajak istrinya.
Yang ada dalam benakku,
ingatanku melayang jauh ke amerika
membayangkan barrack obama pamit kepada siapa pun
yang bersamanya selama tinggal di gedung putih.

Ah, nasib manusia memang berbeda.
Aku bungkus nasi plus lauk pauk
dan sedikit uang kuberikan kepadanya,
ditambah dua buah pisang untuk dia dan istrinya

Lalu dia pamit...
Aku pandangi dia berjalan lemah dengan tongkatnya
pulang dari rumahku.
Kuiringi dengan doa semoga Allah memberi
kemudahan bagi hidupnya.

wassalam,
sangPenging@T