Adsense

Senin, Desember 28, 2009

Masih Harus Prihatin

Hari ini Senin
tanggal 14 Desember 2009

Dompetku kosong lagi
Hanya berisi kertas-kertas
bukti tarikan tunai dari atm

Ini akibat kurang perhitungan

Tapi aku harus tetap ke kantor
Karena ini hari kerja
Untung bensin masih sisa setengah

Kartu Atm kubawa meski isinya
Tinggal seratus ribu lebih sedikit
Makan siang dengan bekal dari rumah
Sedikit menghemat di saat sulit

Ternyata ujian serba terbatas belum usai
Meski usia sudah kepala 4 nyaris 5
Semakin kusadari
Hidup memang harus direncana

Selama ini kemana aja Pak?
Kepada istriku dan anak-anakku
Kukatakan “Kita memang masih harus prihatin”
“Kapan kita kaya pak?”
Kompak jawab mereka

Kutak tahu jawabnya, sayang….

Orang bilang Life begin at 40 th
Kalau begitu apakah sudah terlambat
sukses menghampiriku?

“Tidaak!!!” teriakku bak rocker
Sedang beraksi di atas panggung

Orang bijak berkata
“Tak usah patah asa!”
Kobarkan saja prinsip baru
Life begin at 50th

Yaa ya ya….

Memang tak usah putus asa
Bukankah Allah Maha Kuasa
Tuk menjadikan ku apa saja

Ya Allah, kalau memang
Ada perilaku yang membuat
Engkau murka
Ampuni hamba

Kini kutekadkan
Tuk hanya mencari ridho-Mu
Ya Allah…

Apa guna dapat dunia
Akhirat terabaikan
Kuingin dapat keduanya
Ya Allah…


Jakarta, 26 des 2009

Sabtu, Desember 19, 2009

1 Muharrram 1431 H

Selamat tahun baru Islam 1431H.Umat Islam menyambutnya dengan suka cita. Diisi berbagai macam kegiatan. Ada zikir, baca Qur'an, Qasidahan, dll.
Tradisi jawa berbagai macam ragamnya dalam menyambut malam tahun baru Hijriah. Nyuci keris warisan nenek moyang. Leklek'an (begadang) semalam suntuk di bibir pantai selatan parantritis, Yogyakarta. Siapa tahu jumpa Nyai Roro Kidul. Hii ngeri ah. Bisa-bisa ketelan ombak tuh.
Di jawa malam itu dikenal dengan sebutan malam 1 syuro. Begitulah sebutan untuk bulan Muharram namanya Syuro.
Untuk tahun 2009 ini, malam 1 Syuro jatuh bertepatan malam jum'at kliwon. Eih seremm. Ada nuansa magis.
Dulu waktu aku kecil,di pontianak (1969-1974) malam jum'at kliwon ditandai dengan pembakaran kemenyan oleh tetangga samping rumah. Baunya menyengat. Jadi kalau ada bau menyan itu berarti malam jum'at kliwon. Suasana terasa jadi angker.
Dan kini di Jakarta,sebagaimana biasa setiap malam jum'at aku senantiasa kebagian jatah memberikan kultum untuk Majelis Yasinan (sebut saja begitu, karena belum punya nama nih pengajian ini) Masjid Daarul Muttaqien ... kultum aku sampaikan setelah membaca surah Yasin.
1 Muharram adalah penanda bergantinya tahun. Usia semakin bertambah. eh semakin berkurang, kali yee?. Keimanan kita bagaimana nih? Makin kokoh atau makin nggak keruan. Nah dengan memasuki tahun baru mari kita bangun semangat baru. Iman dijaga jangan sampai berpaling ke lain agama. Cukup Islam saja sebagai agama kita (umat Islam).
Yuk kita lihat buku catatan amal kita selama setahun ke belakang. Nggak punya? Kalau nggak punya yach cukup diingat-ingat saja. Apakah selama setahun yang lalu catatan kita hanya berisi perbuatan dosa saja. Dan perbuatan baiknya sedikit.
Ayo! mari di tahun baru ini kita bikin catatan yang lebih baik. Jadikan setiap perbuatan kita mendatangkan ridho Allah. Jangan kotori catatan amal kita dengan perbuatan yang mendatangkan murkanya Allah Swt.
Bangunlah mimpi yang mampu kita wujudkan dengan kerja keras dan doa mengharap ridho-Nya.

Jumat, Oktober 16, 2009

Gempa Bumi Padang Antara Waktu dan Ayat Qur'an

Hari minggu 4 oktober 2009 pukul 22.39, tiba-tiba hp-lu bergetar (sengaja aku setel nada getar). Oh ada sms masuk. Dari mbak Ikoh. Isinya sungguh mengagetkan. Gempa pertama di Padang terjadi pukul 17.16 (coba tengok al Qur'an surah 17 ayat 16). Disusul gempa ke dua pada pukul 17.58 (nah coba juga lihat surah 17 ayat 58). Eit apa pula ini? Lalu esoknya jam 08.52 Jambi di guncang gempa juga. ( tengok juga deh surah 8 ayat 58. Oke baiklah.
Waktu itu aku dan keluarga(minus Tiar) serta adik iparku (om)Bambang sekeluarga habis pulang dari mengantarkan Kaka (anak pertamanya)ke asramanya di daerah Anyer. Dia sekolah di boarding school Nurul Fikri. Kemudian mampir ke salonnya mbak (bude)Elly. Mengantarkan pulang (tante) Luna. di daerah pondok Aren.
Lagi asyik bercanda ria, melepas lelah setelah bepergian jauh. Nah sms itu masuk. Aku membaca keras2 bunyi sms itu agar mereka semua mendengar. Setelah itu mas Syam beranjak ke ruang kerjanya untuk mengambil al Qur'an dan terjemahnya.
Kemudian aku buka lembaran-lembaranya untuk segera melihat aps sih bunya ayat-ayat itu?
Ternyata bunyinya sungguh menyentakkan kesadaran kami tentang kebesaran Allah Swt.
Begini bunyi surat al 'Israa ayat 16: "Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menta`ati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya."
Ayat berikutnya (ayat 58) Allah berfirman:"Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh)."
Ck ck...ck luar biasa!!!
Dan ayat 52 surah 8 (al Anfaal) Allah berkata : "(keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir`aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya."
Benar-benar ini suatu tanda dari kekuasaan Allah Swt.

Minggu, September 27, 2009

Kriting Jadi Lurus

"Assalamu'alaikum!" terdengar suara yang tak asing bagiku, ketika pintu utama rumah dibuka. Suara Tania, anak bungsuku yang perempuan.
"Wa'alaikum salaam" jawabku sambil mataku tetap menatap monitor komputer. Sore itu tanggal 26 September 2009, aku sedang sibuk dengan pekerjaan order ketikan "gratis" tugas dari istriku yang guru BK.
"Ada kejutan nih, coba lihat Pak!" pintanya.
Ketika aku menoleh ke belakang. Uits benar ada surprise. Penampilannya wajahnya berubah. Rambutnya yang semula kriting atau lebih tepatnya ikal, berubah jadi lurus rus.
Tadi siang Tania dan sepupunya Chacha dan Yaya pergi bertiga ke Daan Mogot Mal. Ibunya sedikit khawatir tentangnya. Sebab mereka bertiga pergi tanpa orangtua. Maklum ABG. Usia Tania 12 tahun, kelas satu SMP 132. Chacha kelas satu SMA 33, sedangkan Yaya kelas tiga SMP 82. Postur tubuh mereka imut-imut.
Akibatnya ketika mereka akan naik taksi, jarang ada taksi yang mau berhenti. Mungkin sopir taksi berpikir nih anak2 punya duit nggak buat bayar taksi. Atau hanya main2 nyetopin taksi. "Tapi akhirnya ada juga satu taksi yang mau mengantarkan kami ke DM, pak," kata Tania.
Kepergian mereka langsung dimonitor ibunya. Lewat hp keberadaan Tania diikuti ibunya.
"Hallo, ini Tania? Sedang apa?" terdengar di belakangku, istriku menelepon Tania.
Tak berapa lama kemudian istriku bilang kepadaku,"Tania lagi di Solaria Pak, makan siang"
Rupanya Tania agak jengah juga setiap kali ditelepon. Sebab ini telepon yang ketiga dari ibunya. Dia protes," Ibu ngapain sih telepon teruss, Tania bukan anak SD lagi bu!"
Nah setelah pulang dari DM. Seisi rumah dibuat heboh."Cantikkan bu penampilanku?" ujarnya mengharap pujian dari orangtuanya. "Iya, iya tambah manis tuh" kata ibunya. Kakaknya,Bachtiar "no comment!" Atau aku yang nggak dengar komentarnya.
Yang jelas dia ikut sibuk memotret dengan Lumix Panasonic, penampilan baru Tania berambut lurus. Jepret jepret. Ibunya juga ikut diminta untuk memotretnya. Aku juga kebagian. Selebihnya dia terus berpose di depan cermin sambil tangan kanannya memegang kamera pocket digital itu. Sinar blitz kamera berkilauan saling bersambaran.
"Sudah, sudah motretnya," kataku.
"Ah bapak, biarin dong aku terus motret. Mumpung masih lurus nih. Besok sudah kembali normal," protesnya.
Semalaman dia tidur gelisah. Kenapa? Dia bingung mengatur posisi kepalanya. Takut-takut kalau rambutnya jadi cepat kriting lagi.
Bagaimana dengan Chacha dan Yaya? Tania bilang, "ya dikriting dong rambut mereka". "Jadi cantik lho bu penampilannya Chacha dan Yaya."
Oh beginilah hidup, pikirku. Manusia pada dasarnya ingin tampil istimewa. Bosan dengan yang itu-itu saja. Apalagi mahkluk yang berjenis perempuan. Selalu ingin tampil cantik di setiap kesempatan. Yang kriting ingin lurus. Yang lurus ingin kriting.
"Bu, aku di smoothing ya bu?" pinta Tania. Apalagi tuh? Rupanya kalau dismoothing lurusnya rambut bisa berbulan-bulan. Yang sekarang ini proses lurusnya rambut Tania hanya di catok. Dan tidak awet, paling hanya seharian.
"Ngapain sih, pake di smoothing segala, alamiah sajalah" kata ibunya.
"Syukuri apa yang diberikan Allah. Tania itu memang cocoknya rambut kriting," hibur ibunya.
"Aach Ibu....khan Tania mau tampil beda Bu..!"