Adsense

Senin, Februari 15, 2016

Risih

Malam minggu, 13 Februari 2016, aku bersama istri mengantarkan anaku yang bungsu ke stasiun KA Senen. Dia berangkat ke solo lagi, untuk kuliah. Setelah liburan semester.

Begitu sampai stasiun. Aku istirahat di teras stasiun KA. Aku ngobrol sejenak bersama istri dan Tania. Dulu waktu kuliah di yogya. Aku yang diantar sopir ke stasiun Senen. Sekarang giliran aku yang mengantar anak.

Begitu diumumkan para penumpang KA Senja Utama jurusan solo diharap naik kereta api, maka antrian penumpang bergerak masuk ke dalam stasiun. Nah, di sini ada suatu keganjilan yang kulihat.


Kulihat ada cowok yang akan berpisah dengan pasangannya yang akan berangkat ke solo. Dia mencium pipi kiri, kanan dan jidat sambil memegang mesra kepala pasangannya yang diciumnya itu. Dan hmm mungkin kalo mereka lupa diri bisa jadi mereka saling berciuman bibir Tapi untungnya tidak. Mereka rupanya sadar bahwa mereka ada dalam kerumunan antrian penumpang, bukannya sedang di tengah hutan berduaan.

Mataku setangah tak percaya. Terbelalak. Setelah kuperhatikan dengan seksama. Pasangannya itu membelakangiku, badan ceking, rambut sedikit gondrong. Masya Allah, ternyata pasangan itu cowok,bro. Bukan cewek. Mereka rupanya pasangan sesuka sesama jenis!

Aku hanya bisa geleng-geleng melihat kejadian itu. Inikah yang namanya zaman sudah hampir berakhir? Mereka lupakah dengan nasib kaumnya Nabi Luth?

Seribu tanya bergayut di kepalaku.


Wassalam,
SangPenging@T!

Minggu, Januari 31, 2016

Undangan Pernikahan

Hari ini aku dan keluarga bersama adikku sekeluarga menghadiri undangan pernikahan putri semata wayang mas Bakin. Siapa mas Bakin? Dia orang baik. Dulu waktu dia mahasiswa, bapakku adalah dosennya. Di IAIN Walisongo, Semarang.

Begitu lulus jadi PNS di Kementrian Agama. Pernah jadi orang penting di Mekah. Pimpinan di kawasan Mekah ketika musim haji. (Ka Daker Mekah

Kebahagian sejati setiap orangtua adalah ketika bisa mengantarkan anak-anaknya ke gerbang pernikahannya.

Lalu bisa menimang cucu buah pernikahan mereka. Uihhhh bahagianya bukan main. Paling tidak itu yang kudapat dari mereka yang sudah punya cucu.

Wassalam,
SangPenging@T!

Kamis, Januari 14, 2016

Bom Sarinah!

Ah terjadi lagi bom meledak di Jakarta. Kamis, 14 Januari 2016, pukul 11 pagi. Bom meledak di Sarinah.
Mengapa harus ngebom sih, bunuh diri lagi. Oh,...

Jihad ok, tapi bunuh diri bagaimana?

Jihad ok itu yang bagaimana? Jihad ketika betul-betul sedang dizalimi. Nah, ini? apa yang dizalimi? aku betul-betul tak tahu yang menjadi paham mereka.

Bunuh diri? ya jelas berdosa.

Aku turut berduka kepada mereka yang tewas, untuk yang kena bom. Untuk yang ngebom? No comment!

Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun...

Mbok yao jangan ngebom!

Wassalam,
SangPenging@T!


Minggu, Januari 03, 2016

2016

Wow! Sudah tahun 2016. Aku terjaga di pukul 3 dinihari tanggal 1 Januari 2016, malam Jumat.

Tumben aku melewatkan pergantian tanpa mendengar suara gelegar mercon kembang api di atas langit. Ya aku terlelap karena kelelahan. Apa boleh buat.

Banyak rencana yang sudah kutorehkan di benak kepalaku. Semoga saja terwujud di tahun ini, 2016.

Aku menulis di status facebook-ku begini:

Alhamdulillah... terima kasih Allah.... Engkau masih memberikan kesempatan jantung ini berdetak memasuki tahun baru 2016 >> cita2ku banyak ditahun 2015 yg belum kesampaian apalgi mimpi2nya banyak yang kedodoran...>>> moga2 aje di taon ini 2016... bisa terwujud terkabul terhidang di depan mata ... >>> ya Rabb kabulkanlah segala mimpi2ku yg Engkau ridhoi... aamiin


Wassalam,
SangPenging@T!