Adsense

Sabtu, Januari 02, 2010

Tahun 2010 dan Gus Dur

Setiap detik yang bergerak akan membawa kita ke tahun baru. Walaupun jam di pergelangan tangan kita mati. Toh jam orang lain tetap hidup. Kita kompakan seluruh jam tangan di dunia kita hentikan geraknya semuanya. Bumi tetap terus berputar pada porosnya dan matahari tetap setia menyinari bumi. Jadi? Itulah tandanya kita memang masih hidup. Karena tanda masih ada kehidupan karena ada yang terus bergerak. Tidak bergerak tidak ada kehidupan di dunia ini. Tumbuhan terus bergerak tumbuh dari bijih hingga menjadi pohon.Yang anak-anak usianya bertambah. Yang orang tua usianya semakin berkurang. Maksudnya berkurang masa hidupnya di dunia yang fana ini. Makanya jangan sibuk memikirkan dunia hingga lupa bekal untuk hidup sesudah hidup (di dunia ini!).

JIka Anda diam terpaku tanpa gerak sedikitpun dan kelopak mata terpejam. Toh jantung Anda terus setia berdegup, berdetak, sekalipun pikiran kosong tak berpikir macam-macam. Tanpa terasa detik demi detik yang bergerak telah mengantarkan kita ke tahun 2010. Masih sampai kapan bumi akan terus setia berputar pada porosnya dan mengitari matahari pada lingkaran galaksi bimasakti? Wallahu alam bissawab...

Tepat di akhir tahun 2009, kamis 31 Desember Gus Dur di makamkan di Jombang. Kemarin beliau meninggal dunia dalam usia 69 tahun. Tokoh NU itu, mantan presiden RI ke 4, budayawan itu telah tiada. Masuk kotak (istilah dalam pewayangan). Yang mengantarkan jenazahnya ribuan orang. Raganya di bumi ini memang sudah tiada. Tapi namanya terus abadi di hati sanubari bangsa Indonesia.
Banyak pengagumnya, tapi tidak sedikit yang mencemoohnya. Jawabnya enteng "ngggak papa, orang mau bilang apa terserah mereka... gitu aja kok repot!"

Yang saya tahu dari tetangga dekat, yang kenal dekat Gus Dur, mengatakan bahwa dia itu daya ingatnya luar biasa. Walau lama tak ketemu, dia hapal siapa yang dihadapi meski matanya sudah tak melihat.

Kata-katanya kadang membuat hati kita geli. Misalnya, ketika Gus Dur di Pesantren Tegalrejo, berucap; “Semua presiden itu KKN kok. Persiden pertama Kanan Kiri Normal. Presiden kedua Kanan Kiri Nyolong. Presiden ketiga Kecil-Kecil Nekat. Dan presiden keempat, saya sendiri juga diem-diem KKN, alias Kiri Kanan Nuntun.”

Saat pidato di Jerman dimana hadir juga mantan presiden RI B.J. Habibie: “Pak Karno itu presiden yang negarawan, pak Harto hartawan, pak Habibie ilmuwan, sedangkan saya sendiri wisatawan.” (hlm.73). (dikutip dari www.warungbebas.com yang membicarakan Ucapan kontoversial Gus Dur dalam buku "GUS DUR,... Asyik Gitu Loh", hal.73)
Selamat jalan Gus... semoga husnul khotimah.

Sekarang bagaimana kita? Apakah kita tidak iri melihat jenazah Gus Dur diantar begitu banyak orang. Didoakan ribuan orang (bahkan mungkin jutaan orang, jika se-Indonesia ikut mendoakannya). Itu adalah buah dari hasil jerih payah perjuangannya demi kepentingan orang banyak, selama hidupnya.
Pertanyaannya; Sudah seberapa banyak kiprah kita bagi orang banyak?
Ayo singsingkan lengan baju. Yuuk berkarya, ayo terus bergerak! Jangan mementingkan diri sendiri. Dulukan kepentingan orang lain.
"Wah repot dong, enakan orang lain, sementara kita sengsara!" mungkin ini teriakan hati Anda dan saya. Nah, boleh jadi itulah komentar orang yang egois.
Percayalah, Allah tidak akan menyia-nyiakan segala perbuatan baik kita. Ada pahala di sisiNya. Yakinlah!

Senin, Desember 28, 2009

Masih Harus Prihatin

Hari ini Senin
tanggal 14 Desember 2009

Dompetku kosong lagi
Hanya berisi kertas-kertas
bukti tarikan tunai dari atm

Ini akibat kurang perhitungan

Tapi aku harus tetap ke kantor
Karena ini hari kerja
Untung bensin masih sisa setengah

Kartu Atm kubawa meski isinya
Tinggal seratus ribu lebih sedikit
Makan siang dengan bekal dari rumah
Sedikit menghemat di saat sulit

Ternyata ujian serba terbatas belum usai
Meski usia sudah kepala 4 nyaris 5
Semakin kusadari
Hidup memang harus direncana

Selama ini kemana aja Pak?
Kepada istriku dan anak-anakku
Kukatakan “Kita memang masih harus prihatin”
“Kapan kita kaya pak?”
Kompak jawab mereka

Kutak tahu jawabnya, sayang….

Orang bilang Life begin at 40 th
Kalau begitu apakah sudah terlambat
sukses menghampiriku?

“Tidaak!!!” teriakku bak rocker
Sedang beraksi di atas panggung

Orang bijak berkata
“Tak usah patah asa!”
Kobarkan saja prinsip baru
Life begin at 50th

Yaa ya ya….

Memang tak usah putus asa
Bukankah Allah Maha Kuasa
Tuk menjadikan ku apa saja

Ya Allah, kalau memang
Ada perilaku yang membuat
Engkau murka
Ampuni hamba

Kini kutekadkan
Tuk hanya mencari ridho-Mu
Ya Allah…

Apa guna dapat dunia
Akhirat terabaikan
Kuingin dapat keduanya
Ya Allah…


Jakarta, 26 des 2009

Sabtu, Desember 19, 2009

1 Muharrram 1431 H

Selamat tahun baru Islam 1431H.Umat Islam menyambutnya dengan suka cita. Diisi berbagai macam kegiatan. Ada zikir, baca Qur'an, Qasidahan, dll.
Tradisi jawa berbagai macam ragamnya dalam menyambut malam tahun baru Hijriah. Nyuci keris warisan nenek moyang. Leklek'an (begadang) semalam suntuk di bibir pantai selatan parantritis, Yogyakarta. Siapa tahu jumpa Nyai Roro Kidul. Hii ngeri ah. Bisa-bisa ketelan ombak tuh.
Di jawa malam itu dikenal dengan sebutan malam 1 syuro. Begitulah sebutan untuk bulan Muharram namanya Syuro.
Untuk tahun 2009 ini, malam 1 Syuro jatuh bertepatan malam jum'at kliwon. Eih seremm. Ada nuansa magis.
Dulu waktu aku kecil,di pontianak (1969-1974) malam jum'at kliwon ditandai dengan pembakaran kemenyan oleh tetangga samping rumah. Baunya menyengat. Jadi kalau ada bau menyan itu berarti malam jum'at kliwon. Suasana terasa jadi angker.
Dan kini di Jakarta,sebagaimana biasa setiap malam jum'at aku senantiasa kebagian jatah memberikan kultum untuk Majelis Yasinan (sebut saja begitu, karena belum punya nama nih pengajian ini) Masjid Daarul Muttaqien ... kultum aku sampaikan setelah membaca surah Yasin.
1 Muharram adalah penanda bergantinya tahun. Usia semakin bertambah. eh semakin berkurang, kali yee?. Keimanan kita bagaimana nih? Makin kokoh atau makin nggak keruan. Nah dengan memasuki tahun baru mari kita bangun semangat baru. Iman dijaga jangan sampai berpaling ke lain agama. Cukup Islam saja sebagai agama kita (umat Islam).
Yuk kita lihat buku catatan amal kita selama setahun ke belakang. Nggak punya? Kalau nggak punya yach cukup diingat-ingat saja. Apakah selama setahun yang lalu catatan kita hanya berisi perbuatan dosa saja. Dan perbuatan baiknya sedikit.
Ayo! mari di tahun baru ini kita bikin catatan yang lebih baik. Jadikan setiap perbuatan kita mendatangkan ridho Allah. Jangan kotori catatan amal kita dengan perbuatan yang mendatangkan murkanya Allah Swt.
Bangunlah mimpi yang mampu kita wujudkan dengan kerja keras dan doa mengharap ridho-Nya.

Jumat, Oktober 16, 2009

Gempa Bumi Padang Antara Waktu dan Ayat Qur'an

Hari minggu 4 oktober 2009 pukul 22.39, tiba-tiba hp-lu bergetar (sengaja aku setel nada getar). Oh ada sms masuk. Dari mbak Ikoh. Isinya sungguh mengagetkan. Gempa pertama di Padang terjadi pukul 17.16 (coba tengok al Qur'an surah 17 ayat 16). Disusul gempa ke dua pada pukul 17.58 (nah coba juga lihat surah 17 ayat 58). Eit apa pula ini? Lalu esoknya jam 08.52 Jambi di guncang gempa juga. ( tengok juga deh surah 8 ayat 58. Oke baiklah.
Waktu itu aku dan keluarga(minus Tiar) serta adik iparku (om)Bambang sekeluarga habis pulang dari mengantarkan Kaka (anak pertamanya)ke asramanya di daerah Anyer. Dia sekolah di boarding school Nurul Fikri. Kemudian mampir ke salonnya mbak (bude)Elly. Mengantarkan pulang (tante) Luna. di daerah pondok Aren.
Lagi asyik bercanda ria, melepas lelah setelah bepergian jauh. Nah sms itu masuk. Aku membaca keras2 bunyi sms itu agar mereka semua mendengar. Setelah itu mas Syam beranjak ke ruang kerjanya untuk mengambil al Qur'an dan terjemahnya.
Kemudian aku buka lembaran-lembaranya untuk segera melihat aps sih bunya ayat-ayat itu?
Ternyata bunyinya sungguh menyentakkan kesadaran kami tentang kebesaran Allah Swt.
Begini bunyi surat al 'Israa ayat 16: "Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menta`ati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya."
Ayat berikutnya (ayat 58) Allah berfirman:"Tak ada suatu negeripun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuzh)."
Ck ck...ck luar biasa!!!
Dan ayat 52 surah 8 (al Anfaal) Allah berkata : "(keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir`aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang yang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya."
Benar-benar ini suatu tanda dari kekuasaan Allah Swt.