Rusia menyerbu Ukraina
pada tanggal 24 Februari 2022.
Setiap kali perang terjadi
rasa-rasanya lagu Puing karya Iwan Fals
selalu saja pas.
Iwan Fals berteriak lantang
(sementara Putin sedang asyik
mendengarkan musik klasik,
setelah memerintahkan pasukan Rusia,
"Serbu!Serang! Hancurkan! dan Kuasai Ukraina!"):
Perang! perang! lagi
semakin menjadi
Berita ini hari
berita jerit pengungsi
Lidah anjing krempeng
berdecak keras beringas
melihat tulang belulang
serdadu boneka yg malang
Tuhan tolonglah tuhan
perang di hentikan
Lihatlah ditanah yg basah
air mata bercampur darah
Bosankah telinga tuan
mendengar teriak dendam
jemukah hidung tuan
mencium bau amis korban
Jejak kaki para pengungsi
bercengkrama dengan derita
jejak kaki para pengungsi
bercerita pada penguasa
Bercerita pada penguasa
( ... Berteriak di telinga Putin ...)
tentang ternaknya yg mati
tentang temannya yg mati
tentang adiknya yg mati
tentang abangnya yg mati
tentang ayahnya yg mati
tentang ibunya yg mati
tentang anaknya yg mati
tentang harapannya yg mati..
Perang perang lagi
mungkinkah berhenti
bila setiap negara
berlomba dekap senjata
dengan nafsu yg makin menggila
nuklir pun tercipta
tampaknya sang jendral bangga
di mimbar dia berkata
untuk perdamaian (bohong)
demi perdamaian (bohong)
guna perdamaian (bohong)
dalih perdamaian (bohong)
Mana mungkin semua bisa terwujudkan
semua hanya alasan
semua hanya bohong besar!!!
(kata-kata di atas adalah lirik lagu PUING ciptaan Iwan Fals,
plus sedikit tambahan kata dari saya)
Ketika tulisan ini dimuat hari ini, Rabu 16 Maret 2022
Perang Rusia vs Ukraina belum berakhir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar