Adsense

Jumat, April 09, 2021

Satu Demi Satu

Satu demi satu
dipanggilNya
 
satu demi satu
dikafani
 
satu demi satu
dimasukkan ke dalam kubur
 
satu demi satu
pertanyaan diajukan
 
satu demi satu
mau mungkir
dari dosa yang dilakukannya
rupanya tak bisa
 
Terlambat sudah
sudah terlambat
 
Nyawa sudah terpisah
terpisah sudah kita kawan
kau duluan
atau aku duluan
tak ada yang tahu
 
Kuburan tempat peristirahatan terakhir kita
bukan rumah mewah
bukan apartemen mewah
bukan di kolong jembatan
bukan di bawah pohon
...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar