setiap kali melihat
orang-orang melayangkan
tinju dan tamparan
ke muka pencuri muda itu
Wajahnya porak poranda
darah segar mengalir dari ujung bibirnya
matanya lebam
Bajunya entah kemana
dadanya kerempeng
tatapan matanya kosong jauh ke depan
mengharap belas kasihan
mengundang iba
Tapi itu semua tidak sedikitpun
membangkitkan iba bagi yang
mengusung amarah di dada
Pencuri muda itu
pucat pasi mukanya
badan kurusnya menggigil
Laki-laki perkasa
melingkunginya
saling berteriak adu kuasa
"dasar pencuri, sialan!"
Handai tolan menontonnya
ada yang iba ada yang bangga
Aku tak tahu harus berbuat apa
melihat tontonan itu
Di antara suara mengaduh
kesakitan, aku dengar
mulutnya bergetar mengucap lirih,
"saya la..par, saya laparrr
saya belum makan...."
"Saya ingin bekerja,
tapi lowongan terkunci rapat."
"Saya mencuri karena terpaksa..."
Suaranya bergetar....
......
mfajar irianto
......
jkt, tanjung duren,
rabu,3mei2017
pukul 12.36
Tidak ada komentar:
Posting Komentar