Adsense

Kamis, Maret 26, 2020

Tunjukkan Pada Dunia bahwa Kau Pernah Ada

Aku ingin berdamai
dengan raga
karena usiaku
tak muda lagi
.
Tapi ...
Jiwaku memberontak
dia tak mau kompromi

.
Jiwaku tetap memaksaku
untuk berbicara
kepada dunia
.
Apalah guna kau hidup

kalau tak punya arti?
.
Katakan yang bermanfaat
yang penting kau sudah bicara

.
Sapukan warna di kanvas
yang penting kau sudah melukis
.
Tulis syair dan nyanyikan
yang penting sudah kau rekam
.
Ketik apa pun yang berfaedah
yang penting sudah kau tulis
dan bukukan
.
Bikin konten yang inspiratif
dan tayangkan di Youtube
.
Itu semua...
biar suatu saat nanti orang di masa depan

akan tahu bahwa kau pernah hidup
di muka bumi ini
di masa lampau
ribuan tahun yang lalu

-----
fajar sang pengingat
jakarta, rabu 25 maret 2020
pukul 17.57

Selasa, Maret 24, 2020

Untuk Urusan Hobi, Harga Tak Jadi Soal

Bicara hobi tak ada habisnya. Selalu menarik dan bikin lupa waktu. Kok bisa? Ya bisalah karena hobi bisa mendatangkan duit. Hobi bisa bikin rileks suasana hati.
.
Harga ratusan juta, bahkan milyaran dianggap kecil bagi yang hobinya sudah mendarah daging.
.
Barusan aku lihat di youtube ada anak muda kaya (istilahnya sultan muda dari bekasi) yang mborong ikan arwana satu kolam, total harganya 7 Milyard. Dibayar cash! Dihitung di kolam itu ada 70 ekor ikan arwana ukuran besar. Aje gile!
.
Jika kita melihat di Youtube_nya para kolektor. Bikin kepala geleng-geleng kayak robot gedhek.
Ada yang hobi koleksi motor Harley. Ada yang hobi koleksi mobil sport, mulai dari Lambhorghini hingga ferari. Ada yang hobi koleksi tas mahal Hermes. Ada yang hobi koleksi sepatu harga jutaan. Ada yang hobi koleksi jam mahal. Ada yang hobi piara burung. Ada yang hobi mancing. Ada yang hobi jual-beli tanah. Dan masih banyak lagi.
Duit mereka punya. Harga berapapun nggak masalah, asal suka tinggal beli dan bayar. Beres!
TInggal kita yang (kebetulan duitnya cekak) bergumam, "gila! tuh duit kagak disayang apa yak, dihambur-hamburkan?"
Wah kalo urusan ini aku gak ikut campur ah. Mau dihamburkan atau dihemat itu urusan yang punya duit dah.
.
Ngomong-ngomong hobi ternyata aku juga punya hobi. Waktu SMA, hobiku mengoleksi kaset band rock.
Waktu mahasiswa, hobiku mengoleksi buku. Mulai dari buku Iklan, buku Desain grafis dan buku-buku Agama.
Hobiku itu tidak atau belum bisa mendatangkan duit.
Sayang kini kaset dan buku-bukuku yang mahal sebagian besar hancur di telan banjir!
Kini ketika dewasa (baca manula), hobiku enggak punya!
Maklum isi dompet nggak mendukung.
Eh ada ding, kalo menulis boleh dikatakan hobi maka hobiku sekarang ya menulis. Menulis diblogspot dan menulis status difacebook. Sayang belum menghasilkan fulus. Hehehe...
.
Ini baru rencana. Rencananya sih pengin punya hobi mengoleksi emas batangan. Hehehehe.... mimpi kale! Iya betul ini memang baru mimpi yang mudah-mudahan bisa jadi kenyataan.
Bantu doain napah.
.
Melihat semua itu aku jadi berpikir keras. Meski sekeras apapun yang kupikirkan tentang duit dan hobi. Tetap saja duit mereka ya tetap milik mereka, nggak mungkin ujug-ujug jadi duitku. Dan duitku yang tetap segini. Ya tentu ada sih harapan semoga dengan membicarakan duit dan hobi, duitku ikutan nambah entah bersumber darimana yang penting halal, brO!
.
Maksudku begini, duit yang disalurkan untuk hobi jangan sampai melupakan ada duit yang harus dibelanjakan di JALAN ALLAH.
Sebab duit yang dibelanjakan di Jalan Allah, yang bisa mengantarkan ke surga. Sementara duit yang dibelanjakan untuk memuaskan hobi hanya untuk di dunia saja. Ketika mati maka akan jadi rebutan ahli waris, bro!
.
Sekian saja tulisanku ini. Kalo bermanfaat silahkan share ke teman anda, saudara anda bahkan musuh anda.
.
Salam Takwa!
dari fajar sang pengingat

Senin, Maret 23, 2020

Teruslah Melangkah! Jangan Terbebani oleh Masa Silam

Melihat masa silam
ada serpihan pengalaman
yang bisa dipetik
.
Masa indah
dan masa kelam
di masa silam
suka bertarung
di masa kini
.
Itu kadang membuat langkah
kaki ini berhenti sejenak
.
Sudah itu
teruslah melangkah
tak ada guna
menangisi masa silam
.
Nikmati keputusan
yang sudah kau ambil
.
Tak ada gunanya
kau lontarkan kata-kata ini
di hatimu
"kalau saja...
andai kata ...
jikalau..."
itu deretan kata-kata pengecut
.
Tanamkan kata ini
kuat-kuat di hatimu
"AKU BISA!"
"AKU INGIN JADI MANUSIA TAKWA!"
"AKU TAK INGIN JADI PECUNDANG!"



----
fajar sang pengingat
jakarta, 22 maret 2020
pukul 08.14

Sabtu, Maret 21, 2020

Diantara Kejujuran dan Basa Basi

Aku bosan hidup
dalam sangkar
tanpa daya
.
Sebenarnya siapa
yang tak berdaya
aku atau sangkar ini
yang memang kokoh
.
Pikiran lemah
bikin resah
perasaan berlebih
bikin gelisah
.
Aku bosan hidup
dalam basa basi
tapi basa basi
itulah bumbu
pergaulan
.
Basa-basi itu senyuman
dan ...
senyuman itu
tanda kita berteman
.
Mengatakan kau jelek
itu sebuah kejujuran
tapi bisa melukai hati
.
Mengatakan kau cantik
itu merobek kejujuran
sebab wajahmu
biasa saja
.
Ternyata
kehidupan berjalan
di antara kejujuran dan basa-basi
.
Aku ingin meneriakkan
kejujuran dengan lantang
tapi mereka bilang
itu melanggar norma kesopanan
hidup bermasyarakat
.
Aku mau basa-basi
tapi aku muak
.
Ya ya yaa
kata kuncinya
toleransi
ya aku harus bertoleransi
dengan keadaan
dengan lingkungan
dengan masyarakat
dan dengan kau
.
Karena tanpa masyarakat
aku bukan siapa-siapa
.
Tanpa siapa-siapa
bisa apa aku

====
fajar sang pengingat
jumat, 20 maret 2020
pukul 07.55